Nokia Siemens Uji Perangkat LTE

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Vendor teknologi jaringan telekomunikasi bergerak Nokia Siemens Network tengah menguji interoperatibilitas Long Term Evolution (LTE) dua arah dengan empat vendor piranti. Pengujian dilakukan terhadap LTE di frekuensi AWS, 700 Mhz, dan 2100 Mhz. 

    Interoperatibilitas adalah kemampuan sebuah produk atau sistem untuk bekerja dengan produk atau sistem lain, tanpa perlu campur tangan konsumen atau pemakainya. Dalam konteks LTE, interoperatibilitas adalah prasyarat bagi operator sebelum meluncurkan layanan LTE komersial. 

    Pengujian yang dilakukan Nokia Siemens Networks mencakup beberapa langkah dalam konfigurasi jaringan lengkap berbasis hardware LTE, termasuk Flexi Multiradio Base Station dan Evolved Packet Core, serta software. 

    Nokia Siemens Networks belum lama ini sukses melakukan panggilan dua arah antara infrastruktur jaringan LTE dan terminal LTE.  Pengujian ini menandai terobosan penting bagi Nokia Siemens Networks menuju komersialisasi LTE pada awal 2010. 

    Panggilan dua arah tersebut dilakukan di pusat kompetensi Nokia Siemens Networks LTE di Dallas, Amerika Serikat, bekerjasama dengan situs riset dan pengembangan Nokia Siemens Networks di Ulm dan Oulu. 

    Nokia Siemens Networks belum lama ini juga mengumumkan telah melakukan panggilan dan handover menggunakan BTS komersial dan software yang sepenuhnya sesuai standar. "Nokia Siemens Networks memainkan peran penting dalam ekosistem LTE dengan mendukung vendor-vendor peranti terkemuka melakukan uji interoperabilitas lebih awal," kata Marc Rouanne, Kepala Radio Access Nokia Siemens Networks. 

    Pada akhir tahun ini operator telekomunikasi diperkirakan mulai menggelar layanan LTE. Adapun pagelaran jaringan komersial akan dimulai pada awal 2010. Saat ini Nokia Siemens Network telah mengirim hardware BTS yang kompatibel untuk LTE ke lebih dari 100 operator dan memasang fungsionalitas Direct Tuner, teknologi pendahulu dari Evolved Packet Core, di lebih dari 65 jaringan.

    DEDDY SINAGA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.