Bloomberg Akan Pungut Iuran US$ 1.000 untuk Pembaca Situs

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Apakah era berita gratis di internet bakal punah? Bloomberg yang baru saja membeli Businessweek.com ternyata akan menghapuskan berita gratis. Mereka memungut iuran US$ 1.000 setahun (sekitar Rp 9,5 juta) untuk para pembaca berita mulai tahun depan.

    WallStreet Journal melaporkan bahwa Bloomber.com mungkin akan menjual layanan berita itu dengan menggabungkan layanannya yang selama ini sudah ada yakni Bloomberg Profesional yang tarifnya US$ 1.500 setahun.

    Seperti halnya situs Reuters.com, Bloomberg.com gratis. Tapi, Kevin Krim, yang mengepalai divisi online perusahaan itu yakin bahwa pembaca bisa ditarik iuran antara US$ 600 hingga US% 1.000 untuk masuk di area khusus anggota.

    Para pembaca situs Bloomberg.com yang gratisan tak akan mendapatkan banyak riset dan analisis yang mendalam seperti halnya pelanggan paket Bloomberg Profesional.

    Selama ini, Bloomberg telah memiliki punya pengalaman memungut uang dari ratusan ribu dari pembaca. Anggota mereka mencapai 300 ribu pada bulan Oktober tahun ini.

    BS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?