G-Von Ramaikan Pasar Ponsel Qwerty Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Satu lagi ponsel Qwerty buatan Cina meramaikan pasar ponsel Indonesia. Vendor ponsel G-Von menargetkan 46 ribu ponsel di wilayah Medan dan Jakarta hingga akhir tahun ini.

    "Di Medan dan Sumatera kami targetkan terjual 36 ribu unit dan di Jakarta 10 ribu unit," ujar Direktur PT G-Von Indonesia Harianto saat peluncuran ponsel tersebut di Plaza Semanggi pada hari ini. 

    Harianto mengatakan target hanya dipatok kurang dari 50 ribu unit karena diluncurkan pada akhir tahun. Pihak operator pun juga mengalami kesulitan menargetkan lebih banyak karena jelang tutup tahun.

    Ponsel yang dibundling dengan kartu XL ini ditujukan untuk konsumen menengah ke bawah. Ia ini dilengkapi dengan fitur video chatting dan kamera 5 Megapiksel. 

    "Andalan kami adalah vitur video chatting dan kamera yang harganya terjangkau," ujar Harianto. Selain fitur andalan tersebut, juga terdapat fitur push e-mail, chatting dan jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, dan lainnya.
     
    Fitur lainnya yakni magic shaker untuk mengubah tampilan atau mengganti musik dan mematikan ponsel. Selain itu ia juga dilengkapi dengan fitur Google Map.

    Corporate Communication PT Excelcomindo Pratama Laksmi Nurwandini mengatakan bundling ponsel G-Von ini merupakan bundling kelima di area Jabotabek. Program ini juga untuk menjaring pelanggan lebih banyak di akhir tahun.

    Untuk program bundling ini XL memberikan bonus 90 menit bicara, 90 SMS dan 9 MB data. "Untuk layanan video chatting memakai layanan data," ujarnya.

    Harianto juga mengatakan pemakaian video chat memakai layanan data sehingga tidak memakan pulsa. Ponsel ini dijual dengan harga Rp 1,1 jutaan. 

    DIAN YULIASTUTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.