Ponsel Bertenaga Matahari

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Samsung E1107

    Samsung E1107

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Go green merupakan semboyan ramah lingkungan yang akhir-akhir ini kerap kita dengar. Di industri perponselan pun begitu. Umumnya para vendor mengklaim bahwa produknya sudah ramah lingkungan.

    Samsung adalah salah satu vendor yang cukup serius menggarap isu ramah lingkungan tersebut. Salah satu wujudnya adalah ponsel bertenaga surya GT E1107.
    Awalnya kami penasaran, seperti apa wujud ponsel Samsung GT E1107, yang katanya menyala dengan tenaga matahari. Lalu datanglah ponsel itu dan beberapa hari terakhir ini menemani keseharian i-Tempo.

    Tampilan sepintas Samsung GT E1107 seperti ponsel low-end dengan desain sederhana saja. Tubuhnya yang terbuat dari plastik itu merupakan kombinasi warna hitam dan abu-abu dengan keypad karet yang nyaman dipencet. Pada layar warna 1,5 inci ada simbol matahari dan tulisan Solar.

    Di bagian depan, sungguh, Anda hanya akan menemukan profil ponsel yang standar dan biasa-biasa saja. Ponsel ini memang tak menyajikan fitur-fitur yang terlalu fenomenal. Jualan utamanya, ya, sel solar itu.

    Bagian ini akan tampak begitu jelas pada punggung ponsel. Sebuah panel surya memenuhi punggung. Ia akan menyerap energi matahari dan akan langsung menyimpannya pada baterai ponsel di baliknya.

    Hanya, jangan berharap banyak pada panel surya ini, seperti kami pada awalnya. Panel surya ini rupanya hanya fitur tambahan. Ia hanya berfungsi mengisi cadangan tenaga baterai.
    Panel surya hanya sumber tenaga sekunder. Sumber tenaga utama ponsel ini tetap saja listrik, yang dipasok lewat travel charger.

    Sumbangan tenaga matahari untuk memasok tenaga baterai ponsel ini rupanya hanya dilakukan dalam keadaan darurat. Mungkin pada saat Anda perlu melakukan panggilan telepon yang singkat saat baterai habis.

    Masalahnya, daya serap tenaga matahari pada ponsel ini adalah 80 ribu lux pada penyinaran selama satu jam. Daya 80 ribu lux hanya mampu menopang tenaga melakukan panggilan telepon 5-10 menit.

    Artinya, untuk melakukan panggilan 5-10 menit, Anda perlu menjemur E1107 di bawah terik matahari selama satu jam. Dalam keadaan darurat, rasanya cara seperti itu sangat membuang waktu.

    Meski begitu, Anda bisa cukup terhibur oleh dukungan fitur radio FM. Pada keadaan gelap, ponsel ini bisa menjadi alat penerang: cukup tekan tombol navigasi panah atas selama beberapa waktu pada keadaan idle.

    Sebagai tambahan, Samsung menyertakan fitur Mobile Tracker 2.0. Ini adalah fitur pelacak ponsel bila hilang atau dicuri orang.

    Bila pencuri mencoba menggunakan ponsel yang hilang atau mengganti kartu SIM, ponsel akan mengirimkan pesan pelacakan preset ke keluarga atau teman, yang sudah kita atur sebelumnya.
    Untuk mengaktifkan fitur ini, buka Pengaturan, lalu pilih Pengaman. Pada Mobile Tracker 2.0, tekan tombol Konfirmasi, lalu masukkan kata sandi baru, dan tekan OK.

    Pada akhirnya, kesan menarik yang kami dapatkan dari ponsel ini tak terlalu besar, apalagi bila mengingat banderol Rp 1,5 juta yang disematkan pada ponsel itu.

    Seandainya kemampuan panel surya tersebut ditingkatkan, agar cukup besar sumbangsihnya dalam mengisi pasokan tenaga baterai, rasanya harga Rp 1,5 juta sebagai banderolnya akan menjadi masuk akal.

     DEDDY SINAGA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.