Menjajal Distrik Elektronik Sony

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Kamis sore lalu, atrium utama Senayan City terasa penuh sesak. Ratusan orang, sebagian adalah jurnalis, tumplek di salah satu selasar pertokoan mewah di bilangan Jakarta Selatan itu. Ada pemandu acara yang cuap-cuap di atas panggung, sementara para wartawan yang diundang ke acara tersebut sibuk berkeliling melihat-lihat berbagai produk digital terkini yang dipamerkan.

    Si empunya gawe tak lain adalah PT Sony Indonesia, yang resmi membuka pameran produknya hari itu. Pameran tahunan bertajuk Sony Expo Wonders 09-Magical HD Experience ini digelar secara keroyokan bersama perusahaan lain yang tergabung dalam Sony Group, seperti Sony Ericsson, Sony Music Indonesia, dan Sony Pictures.

    Ini memang bukan pameran biasa. Ekshibisi yang digelar selama empat hari itu dibuat dengan konsep unik dan menarik. Tak hanya melihat produk terbaru, masyarakat umum juga diundang untuk merasakan serunya pengalaman menggunakan perangkat-perangkat digital tercanggih dari Sony. Mau menjajal camcorder teranyar atau bermain dengan perangkat game terbaru, semua bisa.

    Ruang pameran itu "disulap" menjadi beberapa booth yang disebut "district", dari fashion district, sound district, motion picture district, gaming district, sampai business district. Di distrik fashion, pengunjung bisa terlibat dalam sesi pemotretan, baik sebagai foto model, pengarah gaya, maupun sebagai fotografernya.

    Distrik suara juga menawarkan pengalaman unik. Pengunjung diberi kesempatan membuat musik kreasi sendiri layaknya disc jockey. Sony menyediakan salah satu perangkat audio terbarunya, Compo seri FST-ZUX999, yang memiliki total output hingga 11 ribu PMPO. Dengan perangkat yang dibanderol Rp 10,6 juta ini, pengunjung bisa mixing musik sesuai dengan keinginannya. Jangan khawatir, untuk membuat mix lagu favorit, seorang DJ profesional siap mendampingi. Hasil rekaman pun bisa dibawa pulang.

    Yang tak kalah menarik adalah motion picture district. Di distrik gambar bergerak ini, masyarakat bisa menikmati berbagai teknologi visual dan digital imaging dari Sony. Karena menjelang Natal, pengunjung bisa membuat rekaman video ucapan Natal kreasi sendiri. Selain disediakan studio kecil, Sony bahkan menyiapkan sinterklas plus kereta saljunya untuk melengkapi video ucapan Natal tersebut. Hasil rekaman bisa dikirim melalui ponsel atau e-mail.

    Ingin menjajal pengalaman lebih seru? Nah, gaming district tempatnya. Di sini pengunjung bisa menikmati permainan-permainan terbaru dari perangkat PlayStation 3, seperti koleksi God of War, game Assassins Creed 2, atau Uncharted 2. Penggemar game juga bisa bertemu dengan komunitas gamer yang meramaikan pameran itu.

    Adapun di distrik bisnis, kendati terkesan "serius" karena menampilkan perangkat-perangkat kerja, seperti jajaran laptop Sony Vaio, pengunjung akan diberi kejutan-kejutan, cukup dengan mengarahkan kartu glyph ke layar laptop Vaio. Kartu itu bisa diperoleh di zona permainan. Jika beruntung, kartu itu bisa ditukar dengan sejumlah hadiah khusus, seperti tiket konser Boys Like Girls atau tiket pemutaran perdana film dari Sony Pictures, Zombieland. Selain ada distrik-distrik itu, ada "Town Hall" yang menjadi zona pertunjukan dan menampilkan berbagai hiburan.

    Tentu rasanya kurang lengkap jika pulang nonton pameran tak membawa tentengan. Karena itu, selain menikmati pengalaman "bermain" dengan perangkat Sony, pengunjung bisa membeli produk yang diinginkan. Berbagai produk terbaru keluaran vendor asal Jepang itu ditampilkan di sini.

    Ada kamera kompak Sony Cyber-shot DSC-WX1 dan DSC-TX1, yang dilengkapi dengan fitur Sweep Panorama serta layar sentuh. Ada juga kamera digital single lens reflex seri Alpha 850 dan Alpha 900 yang canggih, dengan resolusi terbesar saat ini 24,6 megapiksel. Jajaran televisi Bravia seri baru yang makin tipis serta perangkat game PS3, PSP, dan PSP Go juga ditampilkan.

    Pengunjung pun bisa memilih, mau memboyong pulang laptop Sony Vaio seri X atau seri CW. Kedua notebook ini adalah Vaio pertama yang memakai sistem operasi Windows 7. Sony Ericsson juga menampilkan ponsel Sony Ericsson Satio, Yari, atau Aino. Sony juga menyediakan potongan harga khusus untuk beberapa item produk.

    Menurut Manajer Senior Komunikasi Pemasaran Sony Indonesia Rini F. Hasbi, acara ini digelar sebagai media interaksi antara Sony dan konsumennya. "Acara ini juga bentuk apresiasi kepada konsumen yang memakai produk Sony," ujarnya. Mau ikutan menjajal produk-produk Sony terkini? Masih ada kesempatan mengunjungi Sony Expo hari ini.
    l DIMAS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.