Taxco Gandeng Tri Pasarkan Ponsel Qwerty

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Di penghujung tahun ini PT Hutchison CP Telecommunication menggandeng PT Mikro Teknologi Indonesia, pemegang merek ponsel asal Cina Taxco. Keduanya meluncurkan tiga produk sekaligus dalam paket bundling Tri. 

    Ponsel Qwerty dari Taxco itu adalah Taxco VX3, VX4 dan VX5. Ketiganya dibanderol mulai harga Rp 678 ribu hingga Rp 1,09 juta. 

    "Harapannya bisa memberikan solusi komunikasi yang terjangkau bagi masyarakat dan akan terus berlanjut," ujar Chief Commercial Officer PT Hutchison, Suresh Reddy, di Jakarta pada hari ini. 

    Presiden Direktur Taxco, Djong Surianda, mengatakan, tiga ponsel ini merupakan pelengkap dua ponsel Qwerty sebelumnya. Dia pun tak takut bersaing dengan ponsel lain yang sudah marak di pasaran. 

    Untuk tiga ponsel yang diluncurkan ini, Surianda tak mau menyebutkan target penjualan dan segmen pasarnya. " Pokoknya kami masuk pasar dulu," ujar dia. Untuk mendukung penjualan, Taxco telah memilih layanan purna jual di 18 kota dan akan ditingkatkan menjadi 30 pada tahun depan. 

    Ketiga ponsel itu dilengkapi layar sentuh dan bisa menjadi modem eksternal. Surianda mengklaim ponsel Taxco VX3 ini merupakan ponsel dengan trackball yang paling murah. Sedangkan VX4 dan VX5 diunggulkan untuk mendongkrak pasar. 

    Adapun Tri memberikan bonus pulsa Rp 35 ribu, gratis Intenet 512 kilobita per hari selama 20 hari, gratis Facebook dan Twitter melalui mobile web selama 60 hari, gratis yahoo messenger dan Facebook dengan aktivasi sms selama 1 minggu dan gratis aplikasi push mail selama 30 hari. 

    Taxco VX3 dan VX4 memiliki koneksi GPRS dan Bluetooth, kamera dua megapiksel dengan trackball, layar sentuh dengan ukuran 2,2 inci dan 262 ribu warna. Sedangkan Taxco VX5 dilengkapi teknologi TV analog, motion shake, koneksi GPRS, Wi-Fi, dan Bluetooth. Layar sentuhnya berukutan 2,4.

    DIAN YULIASTUTI

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?