AWARI dan Microsoft Gelar Program Warnet Sehat dan Aman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Asosiasi Warung Internet (AWARI) menggalang kerja sama dengan vendor software Microsoft untuk menggelar program warnet sehat dan aman. Dalam program ini, Microsoft menyediakan peranti lunak dengan potongan harga khusus bagi para pengusaha warnet.

    "Dengan program ini, warnet yang menggunakan software bajakan diharapkan bisa menurun drastis," kata Irwin Day, Ketua umum AWARI, dalam pertemuan dengan wartawan di Jakarta, hari ini.

    Berdasarkan data yang dimilikinya, pengusaha warnet yang memakai peranti lunak legal justru mengeluarkan biaya investasi lebih murah ketimbang mereka yang menggunakan peranti ilegal alias bajakan. Jika terkena razia, para pengguna software bajakan ini harus membayar denda sebesar Rp.1 juta untuk tiap komputer yang mereka miliki.

    Selain biaya jadi membengkak, biasanya, setelah terkena razia mereka baru 'sadar' untuk mengganti peranti lunaknya dengan yang legal. "Dengan software bajakan, biaya yang dikeluarkan malah dobel, berbeda jauh jika memakai software legal," ujarnya.

    Menurut Irwin, potongan harga untuk pengusah warnet yang diberikan Microsoft ini sangat besar. Untuk sistem operasi, potongannya mencapai 70 persen, dan aplikasi software Office professional class hingga 90 persen.

    Program ini sudah dimulai sejak April lalu. Namun sudah digagas AWARI sejak dua tahun lalu. AWARI juga telah melakukan sosialisasi kepada anggotanya utuk membangun warnet sehat. Salah satu proyeknya adalah Nawala proyek, sistem filtering internet terhadap situs judi, pornografi dan pencegahan malware.

    Dimas


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.