Di Kota Kecil, Warnet Tumbuh Pesat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Di tengah penetrasi internet yang kian meningkat, jumlah warung-warung internet (warnet) juga terus berkembang pesat. Pertumbuhan ini terutama terjadi di kota-kota kecil. Hal ini dikemukakan Irwin Day, Ketua umum Asosiasi Warung Internet (AWARI), dalam pertemuan dengan wartawan di Jakarta, hari ini.

    Ia mencontohkan beberapa kota di Banten, seperti Cilegon, Serang dan Pandeglang. Beberapa tahun lalu, warnet masih sangat jarang di Cilegon dan Serang. Di Pandeglang bahkan belum ada warnet sama sekali. Kini, di Cilegon sudah terdapat 60 buah warnet, dan di Serang 70 buah. Adapun di Pandeglang, sudah ada sekitar 30 warnet. "Dan jumlah ini terus bertambah," kata Irwin.

    Kondisi ini berbeda dengan di kota-kota besar seperti Jakarta. Pertumbuhan jumlah warnet tidak seperti dulu. Hal ini disebabkan sudah banyaknya layanan akses internet murah untuk rumah. Begitupun harga komputer, baik desktop maupun laptop semakin terjangkau.

    Karena itu kini banyak pengusaha warnet di kota-kota besar, yang menyiasatinya dengan membuat warnet dengan spesialisasi, seperti bisnis center, warnet cafe atau game online. "Warnet konvensional masih tetap berjalan, tetapi pertumbuhannya tidak signifikan," ujarnya.

    Menurut Irwin, pertumbuhan jumlah warnet di kota-kota kecil tersebut ikut mendorong peningkatan pengguna internet di tanah air. Total jumlah warnet di Indonesia diperkirakan mencapai 20 ribu, dengan rata-rata jumlah PC 10-12 unit. Dari jumlah tersebut, mayoritas pengguna warnet adalah pelajar, pekerja dan masyarakat umum.

    Dimas


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?