2010 Tahun Kejahatan Dunia Maya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Vendor keamanan komputer Kaspersky Lab meramalkan bahwa tahun 2010 akan menjadi tahun kejahatan dunia maya. Penyerang akan menyerang melalui situs web dan aplikasi. Sebelumnya, serangan keamanan lebih banyak berasal dari aktivitas berbagi berkas dalam jaringan.
     
    Pelaku kejahatan dunia maya akan terus berupaya membuat aktivitasnya seakan-akan legal. Mereka akan terus berusaha menjaring uang memakai lalu lintas botnet yang semakin membesar. Tindakannya akan kian sulit dikenali karena mereka memasuki skema yang lebih abu-abu melalui program kerja sama yang palsu.

    Para pemilik botnet akan terus mengambil keuntungan materi dari kegiatan pengiriman spam, serangan DoS, atau mendistribusikan program jahat tanpa dikenali sebagai tindakan kejahatan yang nyata.

    "Program jahat menjadi begitu rumit pada 2010 dan banyak program antivirus akan bekerja sangat lamban dalam melacak ancaman pada komputer," kata Alex Gostev, Direktur Tim Riset dan Analisis Global pada Kaspersky Lab, dalam siaran persnya akhir pekan lalu.
    "Metode penginfeksian berkas semakin maju, dan begitu juga dengan teknologi rootkit," kata Gostev. "Tapi kami akan meresponsnya dengan membangun model proteksi yang lebih rumit pula."

    Pada 2008, Kaspersky pernah meramalkan peningkatan epidemik komputer secara global pada 2009. Ternyata hal itu terbukti dengan merajalelanya worm bernama Conficker atau Kido, fungsi rootkit, serangan web dan botnet, SMS palsu, serta serangan pada situs jejaring sosial.

    DEDDY SINAGA

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?