Pasar Teknologi CDMA Indonesia Besar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta -  Vendor penyedia teknologi ZTE meyakini pasar Indonesia dalam waktu depan sangat menjanjikan. Mereka optimistik penggunaan teknologi CDMA untuk pengantar data berkembang pesat di Indonesia.


    Managing Director PT ZTE Indonesia Fan Xiaoyong mengatakan pertumbuhan kebutuhan data di Indonesia telah meningkat pesat. “Penggunaan data di Indonesia akan berlipat dari saat sekarang,” ujar Xiaoyong dalam diskusi terbatas di kantornya, Kamis (14/1).

    Keyakinan Xiaoyong ini karena pasar Indonesia sedang tumbuh dan ZTE menggelar teknologi CDMA dengan EV-DO Rev B. Sebelumnya ZTE memakai teknologi EV-DO A. Dengan teknologi ini, kata Xiaoyong, memberikan pengalaman penggunaan data yang memuaskan bagi konsumer. Apalagi untuk mendapatkan data streaming seperti video langsung atau seperti You tube.

    Kecepatan yang ditawarkan mencapai 14 Mpbs, untuk mengunduh 9.3 Mbps dan 5.4 Mbps untuk mengunggah. “Dengan frekuensi yang sama, trafik data lebih cepat, lebih real time, dengan volume yang lebih besar,” ujarnya.


    Saat ini ZTE menjadi patner operator PT Smart Telecom dan Qualcomm untuk mengantarkan data para pelanggannya. Teknologi EV-DO diluncurkan bersama Smart di Bali beberapa waktu lalu. Sebelumnya telah diterapkan di Maroko, dan di pameran teknologi di Jepang.


    DIAN YULIASTUTI



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.