Pasar Indonesia Belum Siap Cloud Computing

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta -  Presiden Direktur PT IBM Indonesia Suryo Suwignyo menilai konsumen Indonesia masih belum siap menerapkan teknologi cloud computing yang saat ini jadi tren. “Di Indonesia masih menghadapi tantangan yang besar,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (22/1).

    Menurut Suryo masih perlu edukasi dan sosialiasi. Selain itu konsumen butuh menyesuaikan diri untuk kepentingan bisnisnya. IBM telah menyiapkan teknologi ini namun, katanya, belum gembar-gembor karena pasar belum siap.
    Oleh karena itu masih dibutuhkan waktu. Terhadap teknologi baru, konsumen biasanya melihat dan menunggu. Jika yang baru itu tidak mendapat sambutan akan tersisihkan dan tertimpa teknologi lainnya.
    Cloud computing merupakan teknologi yang memanfaatkan jaringan yang menganggur atau sedang tidak digunakan saat itu. Bisa dikatakan teknologi ini menganalisa tingkat kegunaan jaringan. Beberapa tantangan dalam teknologi ini antara lain masalah keamanan, biaya jaringan dan aplikasi khusus. Kendati demikian Suryo optimistik untuk ke depan teknologi ini marak dan melewati batas negara sehingga memanfaatkan sumber daya yang menganggur.

    DIAN YULIASTUTI



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?