Juniper dan Polycom Berpartner  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • www.definitive-av.com

    www.definitive-av.com

    TEMPO Interaktif, Jakarta -  Juniper Networks dan Polycom.Inc, awal pekan ini mengumumkan aliansi strategis yang difokuskan untuk meningkatkan layanan telepresence dan video conferencing kepada pelanggannya.

    Aliansi antara Juniper sebagai penyedia peranti lunak jaringan serta Polycom sebagai penyedia sistem pengendali panggilan video ini, diharapkan bisa mengurangi pengeluaran modal, biaya operasi dan perawatan secara signifikan.

    Rekanan kedua perusahaan ini rencananya akan diluncurkan pertengahan 2010. Kemitraan tersebut diharapkan akan memberikan solusi penyedia layanan yang memungkinkan layanan video berkualitas tinggi di atas sebuah jaringan terpusat. Solusi ini juga akan mengurangi biaya telepresence dan layanan video conference yang komprehensif, dengan memungkinkan para penyedia layanan untuk memaksimalkan kemampuan jaringan mereka yang sudah tersedia.

    Selain dijanjikan bakal bermanfaat bagi para penyedia layanan, para pelanggan dari kalangan bisnis pun akan memiliki kendali yang lebih besar atas penyampaian layanan ini. Solusi ini diklaim dapat mendorong kolaborasi, meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya dengan memberikan sebuah layanan terkendali yang handal dan rendah biaya kepada pelanggan bisnis.

    "Meningkatnya ketertarikan atas komunikasi visual telah menciptakan kebutuhan yang mendesak akan adanya model yang dapat memberikan layanan video dengan kualitas terjamin," kata Gerri Elliot, Executive Vice President for Strategic Alliance Juniper Networks, dalam siaran persnya.

    Dengan menggunakan Junos Space, sebuah platform terbuka untuk rekanan ekosistem, Juniper dan Polycom berasama-sama tengah mengembangkan sebuah solusi unik yang memberikan kemampuan kepada pengguna untuk memaksimalkan jaringan mereka yang sudah ada untuk memberikan layanan video berkualitas tinggi yang bisa ditingkatkan.

    Solusi ini, kata dia,  juga memungkinkan pengguna berpindah dari jaringan satu sama lain menuju jaringan terpusat yang lebih pintar dan efisien, "Serta lebih berkesinambungan dan menguntungkan untuk jangka panjang," ujarnya.

    Dim


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.