Nenek Moyang Burung dari Cina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Tim peneliti di Cina mengangkat fosil dinosaurus karnivora berusia 160 juta tahun yang berlari dengan dua kaki. Haplocheirus sollers, nama fosil itu, diidentifikasikan sebagai nenek moyang tertua untuk burung-burung masa kini.

    Dinosaurus itu memiliki tengkorak sempit dan panjang. Giginya kecil tapi banyak sedang lengan dan kakinya kuat yang memungkinkannya memburu kadal-kadal primitif, mamalia kecil dan reptil yang hidup sezaman dengannya.

    Haplocheirus sollers yang ditemukan terkubur di batuan lumpur merah muda di kawasan Xinjiang sebelah barat itu diyakini mati sebelum beranjak tua. Total ukuran panjang tubuhnya antara 1,9 dan 2,3 meter.

    “Dia memiliki fitur unik yang mirip milik burung,” jelas Profesor Xu Xing dari Institut Palaentologi dan Palaeantropologi Vertebrata, Akademi Ilmu Pengetahuan Cina, dalam jurnal Science. “Dia menggerakkan kedua tangannya ke samping seperti burung yang ingin melipat sayapnya. Kepalanya, kaki, tangan, semuanya mirip burung.”
    (REUTERS)


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.