Cepat Tua Bukan Karena Marah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Tak perlu takut untuk marah-marah kalau alasannya akan cepat tua. Menurut tim ilmuwan gabungan Belanda dan Inggris, sebagian orang sudah terprogram secara genetik dalam tubuhnya kalau dia akan lebih cepat tua. Efek itu cukup nyata pada mereka yang memiliki variasi spesifik dekat gen yang dikenal sebagai TERC.

    Tim ilmuwan yang dipimpin Tim Spector dari King's College London itu menganalisis lebih dari 500 ribu variasi genetik dalam gen manusia yang sudah dipetakan. Mereka lalu menemukan individu yang memiliki varian tertentu dekat gen TERC sel-selnya, secara biologis, cenderung lebih tua 3 sampai 4 tahun daripada usianya yang sebenarnya (usia kronologis) yang dihitung dalam satuan tahun.

    Belakangan tim ilmuwan itu juga menemukan pada mereka yang memiliki variasi genetik itu, telomeres atau selubung pelindung di ujung kromosom juga lebih pendek. Memendeknya struktur ini telah diketahui bisa menuntun kepada penuaan dini dan kanker.

    “Ada bukti yang semakin kuat bahwa risiko penyakit-penyakit yang terkait usia, termasuk di dalamnya serangan jantung dan beberapa tipe kanker, terkait lebih erat dengan usia biologis daripada usia kronologis,” kata Nilesh Samani, profesor kardiologi di Leicester University, anggota tim.
    (REUTERS/HEALTHDAY)


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?