Versi Boeing 747-8 Terbesar Terbang Perdana  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Boeing 747-8 Freighter melakukan uji terbang pertamanya di Everett, Washington (9/2). Pesawat yang dapat membawa 400 sampai 500 penumpang ini merupakan saingan pesawat Airbus A380. AP/Ted S. Warren

    Pesawat Boeing 747-8 Freighter melakukan uji terbang pertamanya di Everett, Washington (9/2). Pesawat yang dapat membawa 400 sampai 500 penumpang ini merupakan saingan pesawat Airbus A380. AP/Ted S. Warren

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Boeing melakukan uji terbang perdana pesawat komersial terbesar  yang pernah mereka buat, jumbojet 747 versi terbaru, 747-8. Tipe ini lebih panjang 5,6 meter meter dibanding versi sebelumnya, 747-400.

    Uji coba terbang dilakukan pada Senin (9/2) dari Lapangan Terbang Paine, Everett, dekat Seattle, Amerika Serikat. Pesawat itu terbang selama 3 jam 36 menit.

    Boeing juga bangga karena baru pertengahan Desember silam mereka melakukan uji coba untuk pesawat jarak jauh mereka, Boeing 787 Dreamliner.

    Boeing 787 boleh disebut adalah pesawat generasi baru, dengan badan yang terbuat dari plastik komposit. Tapi 747-8 masuk generasi sebelumnya, dengan badan aluminium dan bentuk yang tidak berbeda dengan 747 yang pertama diterbangkan 41 tahun silam.

    Yang sama adalah mesin. 747-8 menggunakan mesin yang sama dengan mesin 787. Hanya saja 747-8 menggunakan empat mesin, sedang 787 hanya dengan dua mesin. Mesin ini lebih senyap dan lebih hemat dibanding sebelumnya.

    Para insinyur di Boeing sangat puas dengan penerbangan perdana ini. Mereka segera membandingkan dengan "musuh baru" 747 yakni Airbus A380. "Pesawat ini melampaui A380," kata Jelani Gowdy, insinyur penguji penerbangan.

    Yang paling membedakan dengan A380, Boeing 747-8 pada dasarnya adalah sebuah 747. Artinya, perusahaan penerbangan yang memiliki 747-400 tidak perlu melatih pilot untuk pesawat baru, berbeda dengan A380 yang butuh latihan baru.

    NURKHOIRI/SEATTLE TIMES


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.