Bill Gates Tak Terkesan dengan iPad  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bill Gates memamerkan tablet pc pada awal 2000-an. Langkah itu jauh lebih dulu ketimbang iPad yang diluncurkan Apple baru-baru ini.

    Bill Gates memamerkan tablet pc pada awal 2000-an. Langkah itu jauh lebih dulu ketimbang iPad yang diluncurkan Apple baru-baru ini.

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Pendiri Microsoft Corp. Bill Gates ternyata tak terkesan dengan peluncuran iPad dari Apple. Dalam sebuah wawancara dengan BNET, Gates mengatakan masih perlu bukti bahwa iPad atau komputer tablet lainnya untuk memikat pasar.

    "Anda tahu, saya amat yakin dengan tren layar sentuh, buku digital, tapi saya masih berpikir sesuatu yang lain, gabungan antara pena, suara, dan papan ketik sesuungguhnya. Dalam arti lain netbook masih akan menjadi tren," katanya.

    Saat melihat peluncuran iPad tidak sama dengan saat peluncuran pemutar musik iPod. Saat Apple melepas iPod, "Saya duduk di sini dan bilang 'wow' Microsoft tak bisa menyamai produk itu," kata Gates. "Sekarang yang diluncurkan buku digital iPad dan saya tak akan mengatakan andai Microsoft telah membuat itu," GAtes menambahkan.

    Saat peluncuran iPod pada 2004, Gates memang benar-benar terpesona. Dua tahun kemudian, Microsoft meluncurkan produk sejenis, yakni Zune. 

    "Saat ini benar-benar beda dengan saat iPod datang lalu saya bilang 'wow'." Ipad, menurut dia masih harus masuk ke pasar yang benar-benar baru. Pasar ini masih belum mencapai titik kritikal yang membuat produksi berjalan efisien. Dalam jangka panjang, kata Gates, orang hanya akan membeli produk yang memberikan nilai tambah, kinerja komputer yang bagus dengan harga yang terjangkau. "Apakah dalam soal iPad orang akan melakukan hal yang sama? Mungkin tidak."

    BS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.