NASA Buat Gambar Gugus Galaksi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo/NASA

    AP Photo/NASA

    TEMPO Interaktif, Pasadena, California - NASA mengeluarkan gambar gugus bintang, dan komet dalam galaksi Andromeda dan Bima Sakti. Gambar ini dibuat selama dua bulan sejak peluncuran Wide-field Infrared Survey Explorer (WISE), yang diluncurkan pada Desember lalu dalam misi memetakan angkasa.

    "WISE telah bekerja luar biasa," kata Ed Weiler, associate administrator dari Direktorat Science Mission NASA yang berpusat di Washington. "Gambar pertama ini merupakan misi kedua untuk mengetahui jalur asteroid, comet dan objek lain serta menelusuri alam semesta dengan inframerah."

    WISE mengirimkan lebih dari 250,000 gambar sejak dilucurkan. NASA memproses sebagain gambar untuk publikasi. Alat ini beredar 325 mile di atas bumi. Tugas utamanya mengetahui titik obyek penting yang bisa membahayakan bumi.

    Tak seperti teleskop optik, WISE didesain mendeteksi obyek berdasarkan sinar inframerah atau panas. Proyek WISE didanai US$ 320 juta oleh Jet Propulsion Laboratory NASA.

    Gambar itu bisa dilihat melalui situs resmi NASA. Satu gambar memperlihatakan keindahan komet Siding Spring. Komet ini seperti berjajar di sekitar matahari. Gugusan komet, yang diperkirakan sepanjang 10 juta mil, tampak seperti lukisan merah. Bintang bersinar tampil biru di bawahnya.

    "Kami punya menyimpan gambar dari luar angkasa," kata Edward Wright, investigator WISE. "Semua orang punya selera, dan kami punya semua."

    WISE menampilkan gambar gugusan bintang di galaksi Bima Sakti dan Andromeda. Proyek ini menemukan asteroid terdekat dengan bumi pada 12 Januari lalu dan komet pertama sepuluh hari kemudian. Misi ini akan dilanjutkan sampai bulan Oktober.

    NASA | AFP | PURW


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?