Seleksi Alam Berlaku pada Jaringan Gen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, COLORADO - Peneliti dari University of Colorado School of Medicine, Vanderbilt University, dan Universidaade Nove de Lisboa Portugal mengemukakan teori evolusi Darwin, seleksi alam, berlaku bagi organisme, gen individu, juga jaringan gen.

    "Kami telah menemukan bahwa seleksi alam dapat bertindak tak hanya pada semua organisme dan gen, tetapi juga jaringan gen," kata Antonis Rokas, asisten professor ilmu Biologi Vanderbilt University. Temuan ini dipublikasikan di jurnal Nature pada 18 Februari.

    Temuan ini menjelaskan bagaimana organisme, termasuk bakteri pathogen, membentuk ketahanannya dan beradaptasi secara berkala pada tekanan baru.

    Rokas menemukan bahwa alkohol ragi, Saccharomyces kudriavzevii, ada dalam dua bentuk yang amat berbeda: satu bisa masuk secara efisien pada galatosa gula, satu lagi tak bisa. Galactosa merupakan gula dalam susu dan sejumlah buah serta tumbuhan polong.

    Varian temuan Portugal menggunakan jaringan galactosa memiliki enam gen untuk mengubah gula menjadi energi. Fakta lain yang bertolak belangak ditemukan di Jepang. "Perbedaan level genetik normal antar spesies yang berada di tempat berbeda, seperti manusia dan tikus. Akhirnya, kami menemukannya pada satu spesies ragi," kata Mark Johnston, peneliti dari UCSM.

    SCIENCEDAILY | NATURE | PURW


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.