Game-game yang Bikin Boncos

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • files.list.co.uk

    files.list.co.uk

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Kali ini kami datang dengan sejumlah game terburuk. Usul kami, hindarkanlah sejauh-jauhnya permainan ini dari koleksi Anda. Selain waktu terbuang, uang melayang percuma. Game ini benar-benar boncos (hancur). Membeli game seharga US$ 40-60 (sekitar Rp 400-600 ribu) dan belakangan sadar kita cuma buang-buang waktu dan uang tentu mudah melahirkan frustrasi.

    Dark Void
    2010
    Dark Void adalah game keluaran 2010 yang bikin kita kehilangan duit. Tak menawarkan apa-apa kecuali janji. Pembuatnya mencoba meniru Gears of War dalam beberapa tingkatan, tapi gagal.


    Ninja Blade

    2009
    Ninja Blade berupaya meniru gemuruh Ninja Gaiden dengan segenap upaya. Hasilnya nihil. Ninja Blade memang menampilkan beberapa peristiwa dahsyat selama beberapa saat, tapi klise. Banyak sekali kejadian berlangsung begitu cepat yang membuat game ini menyebalkan. Tak percaya? Pinjamlah, jangan membeli.

    Avatar (James Cameron): The Game
    2009
    Anda sudah nonton film Avatar? Boleh jadi ini film luar biasa. Tapi video game-nya sempurna mengecewakan. Game play-nya membosankan, begitu pula pertempurannya. Miskin cerita, kontrol kendaraan buruk, mekanis tembakan jelek, dan kekurangan multiplayer.


    Quantum of Solace
    2008

    Entah mengapa game berbasiskan film James Bond ini buruk. Bacalah resensi EuroGamer: "Membosankan, berulang-ulang, tidak menantang, garing, dan salah satu game berbayar paling singkat."

    Army of Two
    2008

    Banyak orang mengaku menyukai game ini karena kemampuan kerja samanya. Bisa jadi saya kurang beruntung saat tak bisa menikmatinya. Ide game ini sesungguhnya luar biasa, karena Anda dan teman bisa menembaki musuh hingga game ini selesai dalam empat jam. Eh, maaf. Barusan saya bilang apa? Empat jam? Betul, kawan! Dengan lain kata, Anda hanya bisa bermain selama empat jam untuk permainan seharga Rp 600 ribu. (Umag).


    Andree Priyanto


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.