Akun Ribuan Pengguna Twitter Dicuri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Twitter

    Twitter

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Ribuan pengguna Twitter telah mengalami pencurian akun melalui pesan "this you??" atau "hey. i've been having better sex and longer with this here" dan berbagai pesan langsung berbau sex lainnya.

    Korban pencurian akun di antaranya Komisi Pengaduaan Press dan koresponden BBC Nick Higham - dan kepala audio Guardian Matt Wells, bahkan Ed Miliband dari kemeterian lingkungan Inggris.

    Serangan para pembajak ini belum mengenai data perbankan. Pembajak mulai menyerang sejak Kamis pagi pekan lalu. Mereka mengambil akun dan kata sandi dari orang di Twitter.

    Perusahaan Kemananan F-Secure mengatakan kemungkinan pembajakan ini terkait kesepakatan sejumlah mesin pencari. Yahoo mengumumkan mereka akan memasukkan update Twitter dalam hasil pencarian dan Facebook memasukkannya dalam hasil pencarian Google.

    F-Secure menyarankan para pengguna akun berhati-hati ketika melakukan pencarian isu terpanas. Tidak hanya Twitter ada kemungkinan serangan akan mengarah ke akun facebook juga.

    Serangan itu menyebar dari akun ke akun lain melalui direct message kepada orang yang mengikuti pengguna atau meletakkan pesan senderhana ke twitter. Setiap orang yag mengklik ke links yang disembunyikan dengan "URL shortener", secara otomatis akun mereka akan diambil alih.

    Pemilik akun Twitter disarankan mengikuti akun kemananan Twitter, yang berisi saran ketika penyebaran virus tersebut.

    Setelah kasus itu, blog status Twitter memberi peringatan. "Ketika menerima pesan ini tak berarti akun anda diambil. jika anda terlanjur masuk sebaiknya segera mengganti kata sandi anda."

    GUARDIAN | PURW


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.