Kamera Berkemampuan Merekam Video

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Canon PowerShotSX20 IS

    Canon PowerShotSX20 IS

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Tidak cukup setahun sejak Canon merilis Powershot SX10 IS, Canon meluncurkan kembali seri penggantinya Canon Powershot SX20 IS. Kamera baru ini mempunyai resolusi 12.1 megapixel, serta memiliki kemampuan merekam video HD 720 piksel dan koneksi HDMI untuk memfasilitasi pemutaran gambar pada HDTV.

    Pengguna kamera yang terbiasa dengan ultrazoom Powershot SX10 IS sebelumnya, tidaklah mendapati hal baru pada seri SX20 IS ini. Perbedaan utama hanya pada pembesaran digital penutup di sisi kanan kamera untuk HDMI port. Dan kesamaan lebih pada kulit luarnya saja. 20x lensa zoom yang berkisar antara 28 hingga 560 mm (setara dengan 35 mm) tetap dipertahankan, dengan artikulasi monitor 2.5 inci dengan modus shooting full auto dan manual.

    Canon Ultrazoom Powershot SX20 IS menggunakan prosesor Digic IV, sama persis dengan seri terdahulunya. Canon rupanya tetap mempertahankan model prosesor yang telah memberikan kemampuan tambahan pada kameranya.

    SX20 IS dapat menggunakan kartu SD/SDHC, kartu multimedia, MMC plus, dan media memori HC MMC. Termasuk didalamnya 4 baterai Alkaline seri AA, tali leher, tudung lensa, penutup lensa, USB dan kabel UV serta CD software untuk setiap pembelian kamera ini.

    Kamera ini terlihat seperti kamera DSLR yang dirampingkan, dengan ukuran 4.88x3.48x3.42 inci dan berat sekitar 24 ons dengan konfigurasi baterai, kartu memori dan tudung lensa yang terpasang. Dengan dimensi, berat dan tata letak kontrol yang sama, kita akan menduga SX20 IS sama dengan seri terdahulu.

    Tombol eksternal dan kontrol memungkinkan akses ke sebagian besar modus bidikan dan juga pengaturan lainnya, seperti white balance, sensitivitas ISO, kompensasi eksposure, dan modus pengambilan gambar secara kontinue.

    Bagian belakang kamera yang terdapat layar monitor tidak sepenuhnya dipenuhi tombol-tombol. Canon telah meminimalkan terjadinya konflik ibu jari pada saat pengambilan gambar.

    Jika anda pengguna kamera kompak Canon sebelumnya, maka tata letak menu bukanlah hal asing lagi. Namun jika anda pengguna baru maka akan menemukan sebagian besar menu intuitif. Uniknya, SX20 IS dapat menampilkan penjelasan singkat tenang menu yang dipilih jika mengaktifkan menu "hints & tips" pada menu setup. Dan, hasil pemotretan dapat langsung dicetak dari kamera dengan printer bermodel PictBridge.

    Di masa lalu, Canon membagi modus bidikan ke dalam dua kategori, "Image Zone" dan "Creative Zone". Istilah-istilah tersebut tak lagi digunkan dalam SX20 IS. Sekarang hanya ada "Shooting modes", yang lebih sederhana.

    Di dalam SX20 IS terdapat 13 modus bidikan utama, sama dengan seri terdahulunya SX10 IS dengan pengecualian pada pilihan video kamera terbaru 720p HD. 13 Modus tersebut antara lain:
    •Auto
    •Portrait
    •Landscape
    •Night Snapshot
    •Sports
    •Special Scene: sub-menu yang termasuk di dalamnya antara lain, memotret malam hari, matahari terbenam, salju, kembang api, pemotretan di dalam ruangan, dedaunan, pantai, akuarium, ISO 3200, dan beberap pilihan warna.
    •Sticth Assist
    •Movie : dapat merekam gambar dengan resolusi 11280x720, 640x480, atau 320x240, semuanya degan kecepatan 30 fps. Waktu perekaman maksimum sekitar 29 menit, 59 detik, untuk HD, 1 jam untuk resolusi 640 atau 320, atau 4 GB untuk setipa rekaman, manapun yang lebih dulu. Modus di atas serba otomatis dan penggunaan terbatas pada ukuran gambar dan kualitas pengaturan gambar, serta untuk pengambilan gambar single atau kontinue.
    •Program AE (P) : kamera mengatur difragma dan kecepatan bukaan rana secara otomatis, pengguna juga dapat memilih pengaturan sensitivitas ISO, kompensasi eksposure dan white balance.
    •Shutter Priority (Tv)
    •Aperture Priority (Av)
    •Manual (M)
    •Custom (C) : dapat digunakan untuk menyimpan modus bidikan yang sering digunakan (P, Av, Tv, dan M) dan berbagai pengaturan pengambilan gambar, seperti zoom atau fokus secara manual, pengaturan menu, dan sebagainya.

    SX20 IS menggunakan tampilan LCD monitor 2,5 inci dengan 230.000 titik komposisi, yang disesuaikan untuk 5 tingkat kecerahan dan dapat berputar 180 derajat dari belakang kamera. Dengan jendela bidik/viewfinder elektronik sekitar 0,44 inci yang memiliki 235.000 titik komposisi, dan ini juga telah disesuaikan dengan lima tingkat kecerahan. Jendela bidik dilengkapi dengan sebuah diopter untuk mengimbagi ketajaman penglihatan, dan cakupannya mencapai 100 persen.

    Titik fokus SX20 IS akan muncul sekitar 1,5 detik setelah power menyala, dan bisa mengambil gambar pertama sekitar 2,5 detik. SX20 IS lebih cepat 0,40 detik dalam pengambilan gambar secara kontinue dibanding pesaing di kelas ultrazoom.

    Fokus otomatis pada SX20 IS sangat baik pada pengambilan gambar sudut lebar dan diprediksi melambat pada penggunaan tele. Tapi, SX20 IS memakan waktu 0,40 detik untuk pengambilan gambar dan merupakan hasil terbaik dalam kamera digital kompak.

    Kisaran lampu kilat pada SX20 IS meningkat tajam dibanding SX10 IS (masing-masing 22 ft pada gambar sudut lebar 1,7 ft dan 9,2 ft pada telefoto).

    Lensa zoom Canon 20x memiliki diafragma maksimum mulai f/2.8 pada sudut lebar dan f/5.6 pada tele - di kelas sudut  lebar/wide angle SX20 IS lebih unggul. Hanya saja SX20 IS tertinggal pada diafragma tele yang rata-rata sekitar f/4.5 atau lebih cepat lagi. Ini kemampuna menangkap cahaya menjadi lambat. Ini menjadikan titik lemah lensa SX20 IS.

    SX20 IS juga memiliki fitur optik image stabilisasi. Fitur ini berfungsi sebagai alat untuk mengurangi pergerakan elemen-elemen lensa. Saat pengambilan gambar gonjangan kamera bisa dikurangi.

    Kualitas perakam gambar SX20 IS lebih baik yakni sekitar 720p HD dari seri terdahhulu. Fungsi zoom-nya juga tersedia. Fitur bagus lain adalah tombol yang memungkinkan pengguna beralih dari kamera versi perekam menjadi mode pengambilan gambar. Meski satu tombol rana, namun fungsinya sebagai pengambil gambar diam sekaligus perekam. Kamera akan menghasilkan gambar sebagai satu bagian dari rekaman video.

    Warna dari hasil bidikan sangat akurat dan jelas. Canon menawarkan 10 pilihan warna dalam model bidikan dan tersedia pilihan monokrom di samping pengaturan default "off". Ada juga pilihan ke-11 dari pilihan warna, yakni "warna kustom". Ini memungkinkan pengguna menyesuaikan kontras, ketajaman, saturasi, merah, biru, dan warna kulit pada rentang 5 pengaturannya.

    Canon Powershot SX20 IS dibanderol di Amazon dengan harga US$359.00.

     

    DIGITALCAMERAREVIEW | TOMMY | PURW


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?