Meraih US$ 13.000 per Bulan Lewat Android Market

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Smartphone Samsung Electronics Android 2,1di kantor pusat perusahaan di Seoul, Selasa (16/2). Software bisa menjadi batu sandungan bagi rencana ambisius ponsel kelas berat korea Samsung dan LG Electronics untuk memenangkan pangsa pasar. REUTERS/Jo Yong-Hak

    Smartphone Samsung Electronics Android 2,1di kantor pusat perusahaan di Seoul, Selasa (16/2). Software bisa menjadi batu sandungan bagi rencana ambisius ponsel kelas berat korea Samsung dan LG Electronics untuk memenangkan pangsa pasar. REUTERS/Jo Yong-Hak

    TEMPO Interaktif, Jakarta -Pada bulan July 2008, setelah peluncuran iPhone App Store, kisah kesuksesan terbesar bagi perusahaan dengan pendapatan US$ 250.000 hanya dalam beberapa bulan. Android Market sudah pasti tertinggal. Tapi kini Android Market sedikit memberi harapan. Edward Kim, yang membuat aplikasi “Car Locator” sekitar lima bulan lalu, telah mengumumkan perolehannya US$13,000 per bulan dari aplikasinya.

    Aplikasinya ditaruh di Android dan dibandrol dari aplikasi gratis sampai bayar. Kim menulis bahwa versi gratis dari aplikasi ini telah diunduh 70.000 kali, dan versi bayar diunduh 6.590 kali. Harganya pun meningkat dari semula US$ 1.99, menjadi US$ 3.99.

    Keberhasilan Kim ini berkat penempatan Car Locator sebagai aplikasi di Android Market, yang berarti Google lebih sering menampilkannya daripada aplikasi normal. Kim mengatakan dia berada di peringkat antara 100 dan 200 pada kategiri pembayaran Market.  Android Market masih jauh tertinggal dari App Store tapi mungkin akan menjadi lebih mampan sekarang.

    TECHCROUNC | PURW 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?