Nexus One Mulai Berhadapan dengan iPhone  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • .

    .

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Google Inc telah mulai menjual salah satu versi telepon Nexus One yang berjalan di jaringan 3G AT&T Inc. Langkah ini menempatkannya berhadapan langsung dengan iPhone dari Apple Inc.

    Versi asli dari telepon Google itu, yang dirilis pada awal Januari, berjalan di jaringan 3G Deutsche Telekom AG unit T-Mobile dan AT&T, yang lebih lambat. Versi terbaru ini, tersedia untuk dijual di situs Web Google Selasa, mendukung frekuensi berbeda yang digunakan AT&T untuk 3G.

    AT&T adalah mitra eksklusif iPhone, yang juga berjalan pada jaringan 3G-nya. Dengan demikian eksklusifitas itu diperkirakan berakhir di beberapa titik, dan AT&T telah melindungi investasinya, dengan menambahkan telepon Android yang didukung Google serta produk yang dihasilkan oleh Palm Inc.

    Keterlibatan AT&T dalam Nexus One baru tampaknya masih minimal. AT&T tidak menjual atau mensubsidi telepon itu, sehingga hanya tersedia di Google dengan harga penuh US$ 529. Itu jauh lebih tinggi dari US$ 179 yang dibayarkan pembeli untuk Nexus One yang disubsidi oleh T-Mobile atau US$ 99 untuk sebuah iPhone yang disubsidi oleh AT&T. Kedua perjanjian itu memerlukan dua tahun kontrak.

    "Kami akan menerima perangkat yang kompatibel di jaringan kami," kata juru bicara AT&T Fletcher Cook. Dia tidak mengatakan apakah pihaknya dan Google telah mendiskusikan telepon baru. Google tidak segera menanggapi permintaan wawancara.

    Langkah Google menangani hardware telepon membuatnya berhadapan dengan Apple. Awal bulan ini, Apple menggugat produsen Nexus One, HTC Corp, untuk pelanggaran paten. Pembuat iPhone itu tidak menyebut nama Google sebagai pihak dalam gugatan, tetapi analis mengatakan bahwa gugatan HTC merupakan perwakilan pertempuran antara dua raksasa di Silicon Valley itu.

    WSJ | EZ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.