Apple Masih Negosiasikan Isi iPad  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • APPLE.COM

    APPLE.COM

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Sekitar dua pekan menjelang pemasarannya di Amerika Serikat, Apple Inc, masih berusaha mengamankan konten media untuk iPad. Perusahaan ini masih mencari perusahaan yang akan diajak bekerja sama untuk mengisi program TV, koran digital dan isi lainnya.

    Sumber the Wallstreet Journal mengatakan perusahaan produsen ponsel cerdas terbesar di Amerika Serikat ini berambisi menambah sejumlah fitur di dalam iPad. Sejak iPad bisa dipesan Jumat pekan lalu, Apple telah memperoleh pesanan ribuan unit. Bahkan penjualan iPad dalam tiga bulan pertama diperkirakan akan mengalahkan  penjualan iPone. Keinginan menambahkan berbagai program TV, koran digital dan berbagai konten lain dengan waktu yang sempit akan menyulitkan Apple menemukan kolaborator potensial. Apple masih bernegosiasi dengan perusahaan media untuk memangkas harga pada acara TV yang bisa diunduh pemilik iPad. Apple juga berharap bekerja sama dengan koran, majalah dan publisher textbook untuk isi mendapatkan konten digital. Di akhir diskusi, Apple dan Chief Eksekutif Steve Jobs menemukan kompleksitas dalam membuat pranti koneksi multimedia yang telah menekan perusahaan ini melengkapinya saat peluncuran iPad. Pada peluncuran tablet ini Januari silam, Jobs telah menyebutnya sebagai produk "magis dan revoluasional" yang membuat orang bisa bermain game, berselancar di internet, melihat video, dan membaca buku serta koran pada displai berwana layar sentuh berukuran 9.7-inci.

    Apple masih bisa memasukkan TV dalam iPad, karena sejumlah perusahaan media tertarik. Apple pun menurunkan harga acara TV 99 sen dari $1.99 dan US$2.99 ketika mengunduh dari iTunes store. Tapi Apple belum mencapai kesepakatan dengan sejumlah produser TV untuk pemangkasan harga. Sebagai dari produser khawatir pemangkasan ini akan menggangu busnis mereka, termasuk kewajiban mereka membawar sepuluh miliar dolar untuk biaya perusahaan jaringan kabel dan satelit. Apple menganggap penurunan harga di iTune bisa meningkatkan pasar.

    WALLSTREET JOURNAL | PURW

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.