Prison Break Diadopsi ke Sebuah Game  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • .

    .

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Jika anda bisa meloloskan diri dari penjara terketat, peran seperti apa yang anda inginkan? Apakah ingin seorang tokoh bijaksana yang selalu mempertahankan harga dirinya, seperti Lincoln Burrow. I walked in here a man, give me the strenght to walk out here a man,” kata Lincoln Burrow.

    Ataukah, tokoh cerdas yang bersedia melakukan apapun untuk keluarganya, seperti Michael Scofield. Ia rela masuk penjara demi membebaskan kakaknya, Lincoln Burrow, yang membuat keduanya telibat urusan dengan sebuah kekejaman oleh jaringan besar dunia, the Company.

    Kedua tokoh ini ada di cerita empat episode serial TV Fox, Prison Break. Tak lama lagi, tokoh-tokoh dalam kisah tersebut bisa anda perankan. Pasalnya, sebuah game terbaru lahir dari cerita itu:  Prison Break the Conspiracy.

    Fitur dalam Prison Break memang sama persis dengan alur serial pertama TV Fox. Permainan berikut agen Perusahaan Tom Paxton dikirim ke Fox River State Penitentiary untuk menyelidiki mengapa Michael Scofield melakukan perampokan bank. Permainan menggabungkan sejumlah karakter dari acara TV itu dengan menggambarkan kejadian di seson pertama dalam sudut pandang Paxton.

    Karena itu, selain Michael dan Burrow, anda bisa memerankan Tom Paxton. Ia tak banyak tahu jati dirinya. Ayahnya seorang agen intelejen, tapi kemudian menjadi agen Company, yang merupakan jaringan kejam itu. Saat kecil ibunya meninggal dalam sebuah perampokan.

    Sudah pasti adapula tokoh mafia penguasa penjara John Abruzzi, pembunuh kejam T Bag atau Theodore Bagwale, tentara yang dipecat kesatuannya Benjamin Franklin, mantan perampok bersenjata Fernando Sucre, mantan tokoh FBI Jack Mannik, atau sipir kejam yang pada sesi berikutnya justru menjadi narapidana Brad Bellick.

    Sesi pertama Prison Break memang cukup menarik di televisi. Tapi bagaimana dengan game-nya?Acrridbraderz memberikan penilaian 3.5 dari enam pada game ini berdasarkan traillernya. “Sedikit menyenangkan untuk beberapa jam, saya kira saya harus membeli game dalam waktu dekat ini,” Acrridbraderz menuliskannya dalam situs resmi game ini.  

    Tapi seorang pecinta serial ini, The realdeal, tak percaya game ini semenarik kisahnya. Ia mengakui suka dengan karakter, dan cerita serial itu. Namun game ini kurang menggabarkan suasana dan wilayah dalam cerita sesi pertama. “Gam ini lebih banyak menampilkan pertarungan,” kata dia. “Saya mengerti pilihan menggunakan Praxton sebagai tokoh game ini, guna mendapatkan perspektif baru, tapi saya lebih memilih bermain sebagai Michael karena tak ada yang tak bisa dilakukan Michael dari apa yang dilakukan Paxton, kecuali keputusannya untuk lebih memilih meng-KO lawan daripada membunuh.”

    Penasaran, tunggu game-nya sampai dipasarkan ke Indonesia. Saat ini game ini sudah dipasarkan di Inggris.

    Im not here on vacation, trust me.” Michael Scofield.

    PURW | BERBAGAI SUMBER.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.