Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Peringkat ICT Indonesia Dibawah Vietnam

image-gnews
Tuna netra memakai komputer open office di kampus Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Minggu (13/12). Mahalnya software bagi tuna netra, membuat kampus tersebut mensosialisasikan software open office Orca yang bisa didapat secara gratis.Tempo/Budi
Tuna netra memakai komputer open office di kampus Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Minggu (13/12). Mahalnya software bagi tuna netra, membuat kampus tersebut mensosialisasikan software open office Orca yang bisa didapat secara gratis.Tempo/Budi
Iklan

TEMPO Interaktif, Jakarta -Ranking jaringan teknologi informasi dan komunikasi Indonesia ternyata masih kalah dengan negara-negara ASEAN lainnya, bahkan dibawah Vietnam, demikian dilaporkan Forum Ekonomi Dunia dalam The Global Information Technology Report 2009-2010.

Menurut laporan itu indeks jaringan Information and Communication Technology (ICT), yang dikaitkan dengan beberapa hal diantaranya dukungan terhadap perkembangan ekonomi negara, ranking Vietnam ada di peringkat 54, sedangkan Indonesia pada posisi 67.

Padahal, seperti yang dikutip dari laporan itu, Indonesia berada di dalam kelompok negara-negara berpendapatan menengah ke bawah (lower middle income), sementara Vietnam masih berpendapatan rendah (low income).

Selain Vietnam masih ada Singapura, Malaysia, dan Thailand yang berpringkat lebih tinggi dari Indonesia.

Singapura berada di peringkat dua, Malaysia di peringkat 27, dan Thailand di posisi 47.

Singapura termasuk dalam kelompok negara berpendapatan tinggi, Malaysia dengan pendapatan menengah, dan Thailand berpendapatan menengah ke bawah.

Laporan itu meliputi 133 negara di seluruh dunia dan bertujuan melihat peran teknologi informasi dalam bidang ekonomi, lingkungan hidup, dan pembangunan yang berkelanjutan.

Swedia menduduki peringkat pertama negara dengan jaringan teknologi informasi terbaik di dunia, diikuti Singapura, Denmark, Swiss, dan Amerika Serikat. Kelima negara itu adalah lima negara dengan pendapatan tertinggi di dunia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan


ANT | BS

PERINGKAT ICT DUNIA
1. SWEDIA
2. SINGAPURA
3. DENMARARK
4. SWISS
5. AMERIKA SERIKAT

27. MALAYSIA

47. THAILAND

54. VIETNAM

67. INDONESIA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Strategi Lintasarta Dukung Dunia Bisnis

22 Februari 2021

Presiden Direktur Lintasarta Arya Damar.
Strategi Lintasarta Dukung Dunia Bisnis

Di 2021, Lintasarta tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik untuk berbagai sektor industri.


Sempat Diretas, Ditjen Pajak Targetkan Situsnya Pulih Hari Ini

11 Juni 2018

Tampilan situs Ditjen Pajak www.pajak.go.id yang diretas oleh pihak yang mengaku sebagai Anonymous Arabe pada Ahad pukul 9 malam lalu, 10 Juni 2018 (foto kanan). Hingga siang ini, situs tersebut masih dalam pemulihan dan dialihkan ke www.djponline.pajak.go.id (foto kiri). Foto: djponline.pajak.go.id / istimewa
Sempat Diretas, Ditjen Pajak Targetkan Situsnya Pulih Hari Ini

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menargetkan pemulihan situsnya yang sempat diretas rampung pada hari ini.


Kominfo Blokir 34 Situs Berunsur Radikalisme Selama April 2018

31 Mei 2018

Ilustrasi kejahatan internet
Kominfo Blokir 34 Situs Berunsur Radikalisme Selama April 2018

Kominfo berupaya meminimalkan aksi teror dengan memblokir konten radikalisme.


Pangsa Pasar Besar, Situs Perbandingan Harga Priceprice.com Diluncurkan

24 Januari 2018

Global Director Priceprice.com Takayoshi Kuki (tengah) dalam acara peluncuran situs perbandingan harga Priceprice.com di Jakarta, Rabu, 24 Januari 2018. Tempo/Syafiul Hadi
Pangsa Pasar Besar, Situs Perbandingan Harga Priceprice.com Diluncurkan

Situs perbandingan harga Priceprice.com diluncurkan di Indonesia. Priceprice.com untuk memudahkan pengguna membandingkan harga barang.


Situs Om Senang Mirip Nikahsirri.com Hebohkan Belgia

27 September 2017

Ilustrasi pelacuran / prostitusi. REUTERS/Edgar Su
Situs Om Senang Mirip Nikahsirri.com Hebohkan Belgia

Pihak berwenang Belgia akan mengambil sikap tegas terhadap peredaran situs yang diduga menawarkan pelacuran terselubung.


Google Chrome Bakal Memungkinkan Pengguna Membisukan Situs Web

27 Agustus 2017

Google menguji opsi baru yang memungkinkan pengguna membisukan situs web secara permanen di dalam Browser Chrome. Kredit: Techcrunch
Google Chrome Bakal Memungkinkan Pengguna Membisukan Situs Web

Google menguji opsi baru yang memungkinkan pengguna membisukan situs web secara permanen di dalam browser Chrome.


Ingin Sukses Cari Uang Lewat YouTube? Ada Kiatnya...

10 Agustus 2017

Ilustrasi belajar make up dari youtube. Goss.ie
Ingin Sukses Cari Uang Lewat YouTube? Ada Kiatnya...

Salah satu cara yang dipilih generasi Millennial untuk mengekspresikan diri adalah mengunggah materi ke YouTube, tapi kenapa tak semua sukses?


Bagaimana Menyusun Kata Sandi yang Anti Pembobolan?

10 Agustus 2017

Soal matematika menjadi password wifi. Mirror.co.uk
Bagaimana Menyusun Kata Sandi yang Anti Pembobolan?

Bill Burr, pernah merilis sebuah buku (pedoman) di tahun 2003 lalu berisi kata sandi yang tidak dapat diretas, masih manjurkah?


Google, Facebook, Spotify Akan Ikut Aksi Dukung Net Neutrality

12 Juli 2017

Sxc.hu
Google, Facebook, Spotify Akan Ikut Aksi Dukung Net Neutrality

Perusahaan-perusahaan, seperti Google, Facebook, Spotify, Jumat lalu mengumumkan akan berpartisipasi dalam aksi 12 Juli untuk mendukung net neutrality


Ingin Vlog Anda Sekondang Kaesang? Hindari Lima Hal Berikut Ini

7 Juli 2017

Vlog Kaesang berjudul #BapakMintaProyek. youtube.com
Ingin Vlog Anda Sekondang Kaesang? Hindari Lima Hal Berikut Ini

Vlogging menjadi fenomena tersendiri saat ini. Banyak netizen, dari yang belum tekrenal sampai yang kondang macam Kaesang, meramaikan dunia vlog.