Perangkat Felix Terjun dari Ketinggian 36 Km

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Skema helm yang dipakai Felix Baumgartner ketika terjun bebas dari ketinggian 36 km.

    Skema helm yang dipakai Felix Baumgartner ketika terjun bebas dari ketinggian 36 km.

    TEMPO Interaktif, Jakarta -  Pekan lalu tim sains Red Bull Stratos mengungkapkan helm bertekanan dan setelan khusus yang akan dikenakan oleh Felix Baumgartner ketika terjun bebas dari ketinggian di atas 36 kilometer. Perlengkapan khusus itu merupakan satu-satunya sistem pendukung kehidupan Baumgartner begitu dia melangkah keluar dari kapsulnya.

    Setelan itu dibuat khusus oleh perusahaan The David Clark, yang telah membuat setelan antariksa sejak 1941, termasuk pakaian para astronaut pesawat ulang-alik, dan setelan yang dikenakan oleh Kolonel (Purn) Joe Kittinger, perwira Angkatan Udara Amerika Serikat yang melakukan terjun bebasnya yang bersejarah, Excelsior III, pada 1960.

    Pakaian khusus itu mutlak dikenakan Baumgartner karena dia berencana melompat dari lingkungan stratosfer yang keras dan mematikan. Di lapisan atas atmosfer bumi itu, temperatur mencapai minus 56 derajat Celsius.

    Bagian terluarnya terbuat dari bahan antiapi, sekaligus memiliki insulasi pelindung dingin. Di dalamnya terdapat "kantong" yang akan diisi gas untuk memberi tekanan sebelum Baumgartner keluar dari kapsul.


    Helm Antariksa

    Helm yang dikenakan oleh Felix Baumgartner, dalam usahanya mengungguli rekor dunia yang tak terpecahkan selama 50 tahun, ini serupa helm para astronaut. Helm ini dilengkapi dengan tempurung serat kaca yang akan memberikan perlindungan maksimal bagi pria Austria tersebut.

    Tempurung helm itu terbuat dari material komposit. Visor atau kaca pelindung mata dan wajah memiliki sirkuit pemanas terintegrasi yang dapat memanaskan visor untuk mencegah terjadinya kabut atau es tanpa membuat lapisan pelindung itu meleleh. Fungsi itu amat diperlukan karena kondisi udara yang amat tipis di stratosfer akan menarik keluar panas, belum lagi perubahan temperatur yang amat cepat ketika Baumgartner jatuh dengan kecepatan supersonik.
    Helm itu juga akan menyuplai Baumgartner dengan oksigen 100 persen dari silinder yang dikenakannya. Selain itu, Baumgartner dapat berkomunikasi dengan pusat kendali misi dengan menggunakan mikrofon dan earphone yang dijejali dalam helm.

    - Visor
    - Mikrofon (di dalam helm)
    - Feeding port (di dalam helm)
    - Bailer bar, mekanisme pengunci untuk pelat pelindung
    - Pengencang lingkaran leher
    - Lingkaran leher
    - Sunshade, lapisan pelindung cahaya matahari
    - Tempurung serat kaca
    - Ear phone (di dalam helm)
    - Bagian untuk mengencangkan face seal (sisi kanan helm)
    - Perangkat elektronik pemanas wajah dan peralatan komunikasi
    - Saluran oksigen menuju regulator helm

    l REDBULLSTRATOS | EAA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?