Fujitsu Perkenalkan ScanSnap S1300

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Fujitsu memperkenalkan mesin pemindai bergerak terbarunya, ScanSnap S1300. Mesin ini memiliki kemampuan fungsi lintas platform PC-Mac, serta berbagai fitur untuk meningkatkan produktivitas.

    Dintaranya adalah kemampuan mengkonversikan dokumen ke dalam format PDF hanya dengan satu sentuhan pada pengaturan otomatis, lengkap dengan fungsi koreksi gambar yang mudah digunakan. ScanSnap 1300 adalah pemindai pertama di kelasnya yang memiliki kemampuan lintas platform PC dan Mac secara penuh.

    Bentuknya juga kompak dengan bobot yang ringan, yang memudahkan mesin ini dibawa bepergian. Ukurannya hanya separuh dari pemindai ScanSnap yang lain, menjadikannya solusi yang mudah bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, seperti pebisnis yang ingin memindai dokumen di perjalanan.

    ScanSnap S1300 juga mampu memindai rangkap (duplex) dengan kecepatan 8 halaman per menit pada resolusi 300dpi hitam-putih. Mesin ini bisa menangani dokumen berukuran kecil seperti kartu nama hingga 863mm. Pengisi dokumen otomatisnya bisa menampung hingga 10 halaman, dengan kemampuan pemindaian halaman bolak-balik secara otomatis.

    Selain itu, peranti lunak ScanSnap S1300 yang dirancang untuk Mac maupun PC, menyediakan fungsi pencarian dalam format PDF, dokumen Word dan Excel serta manajemen konten. Dengan peranti lunak itu, pengguna dapat memanfaatkan mesin untuk meningkatkan efisiensi ruang kerja dan dokumen.

    "Dengan fitur-fitur tersebut, pemindaian dan saling berbagi menjadi lebih mudah," kata Kurnia Wahyudi, Country Manager Platform Products Fujitsu Indonesia. ScanSnap S1300 yang juga telah tersedia di sejumlah negara ASEAN ini dibanderol harga US$ 330.

    Dim


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?