Iptek Tinggi Hasilkan Paviliun Ekspo Shanghai Lebih Ramah Lingkungan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspo Shanghai 2010

    Ekspo Shanghai 2010

    TEMPO Interaktif, Shanghai - Ekspo Shanghai 2010 akan digelar pada 1 Mei depan. Pada saat itu, pengunjung dari seluruh dunia akan mempunyai kesempatan untuk mengadakan kontak dengan konsep hemat energi dan pelestarian lingkungan yang terbaru dan paling ngetren di dunia.

    Seperti, pemanfaatan ulang air hujan, energi surya dan energi angin penyuplai listrik, air sungai dan panas bumi dijadikan sumber listrik mesin pendingin AC dan tembok penyekat panas serta teknologi mutakhir lainnya. Ekspo ini memungkinkan pengunjung menghayati lebih awal gaya hidup ramah lingkungan masa depan.

    Perancang paviliun berbagai negara senantiasa memeras otak dan berupaya merancang paviliun dan stan yang lebih cerdas dan bersih. Paviliun India adalah salah satu contohnya.

    Bangunan berbahan bambu itu beratap melengkung dan sangat tinggi. Di atas atapnya ditanami berbagai tumbuhan hijau sehingga di dalam ruang tidak terasa panas walaupun pada musim panas.

    Penanggung jawab Pavilion India Rajesh Kumar mengatakan, Paviliun India terbuat dari bambu yang dibeli dari Provinsi Jiangxi Tiongkok. "Ini merupakan atap melengkung dari bambu yang terbesar di dunia," ungkapnya seperti dilansir CRI, Selasa (13/4).

    Ia menjelaskan, di atas atapnya dipasang alat pembangkit listrik tenaga angin tipe kecil dan panel baterai energi surya dalam rangka menyediakan energi hijau dan bersih kepada seluruh paviliun.

    Bagian atasnya ditanami tumbuh-tumbuhan hijau dan penggunaan air untuk irigasi diproses secara sirkulasi. "Selain itu juga ada sistem pengumpulan air hujan untuk menyirami tumbuh-tumbuhan. Seluruh paviliun menjadi ramah lingkungan dan bebas polusi," ujarnya.

    Rajesh melanjutkan, pada saat Ekspo dibuka, walaupun hawa di Shanghai panas pengap di musim panas, tapi hawa di dalam Paviliun India terasa sejuk sehingga tidak sering menggunakan mesin pendingin AC.

    Orang Jepang yang kreatif juga sangat memeras otak di bidang perancangan paviliunnya. Seluruh paviliun Jepang dari bagian luar sampai dalam mencoba menggunakan iptek tinggi yang baru dalam jumlah besar.

    Bagian luarnya berwarna violet. Dinding luarnya mempunyai 'ekspresi' yang berbeda seiring dengan perubahan sinar matahari dan pertunjukan di malam hari. Bateri energi surya yang dipasang dalam thin film yang transparan selain memancarkan sinar juga berfungsi membangkitkan tenaga listrik.

    Wakil Gubernur Kota Shanghai Yang Xiong mengatakan, paviliun Ekspo kali ini cukup banyak jenisnya dan paling banyak jumlahnya. Seluruhnya lebih dari 200 negara dan organisasi internasional akan ikut serta dalam pameran Ekspo kali ini dan mayoritasnya menerapkan teknologi hemat energi dan ramah lingkungan yang terbaru.

    CRI l BASUKI RAHMAT


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.