Kematian Michael Jackson dalam Rumus Matematika

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Michael Jackson . Foto : AP Photo/Joel Ryan

    Michael Jackson . Foto : AP Photo/Joel Ryan

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Kematian Michael Jackson menggugah pelajar kelas I SMA Negeri 1 Bogor melakukan "investigasi". Oki Novendra, sang pelajar, bahkan membuat teori. "Kalau menggunakan Demerol, kita bisa tahu berapa yang mengendap dalam darah dan menjadi penyebab serangan jantung," katanya.

    Dari hitung-hitungan matematika, Oki menyimpulkan kematian raja musik pop tahun lalu itu akibat overdosis obat-obatan. Teori Oki meyakinkan tim juri International Conference Young Scientists ke-17 di Sanur, Bali, Selasa lalu. Pelajar kelahiran 1993 ini menggondol medali emas dengan penelitian berjudul "Mathematical Explanation on the Death of Michael Jackson". Selain Oki, ada enam medali emas lainnya yang digondol kontingen Indonesia (lihat boks).

    Pengagum Jacko itu mengaku mendapat literatur pemodelan matematika yang dapat menghitung pengendapan obat dalam darah. Awalnya, penelitiannya hanya bisa menjelaskan efek samping Demerol yang dikonsumsi Jacko. Tapi kemudian dia mendapat rumus aman untuk menghitung dosis obat yang wajar dikonsumsi dalam darah.

    Pelajar lain yang menggondol medali emas adalah Sonny Lazuardi, siswa SMA Negeri 5 Bandung. Dia membawakan penelitian berjudul "Portable Protection Everywhere", penelitian antivirus khusus untuk flash disk. Dia tertarik menelitinya karena sampai saat ini belum ada antivirus khusus untuk USB tersebut. Padahal banyak orang menggunakannya.

    Sebelum berkompetisi, tim Indonesia dilatih secara intensif sejak Januari 2010. Setiap bulan, tiga hari sekali mereka dikarantina di Bandung. Tujuannya menajamkan materi dan menguasai teknik penyampaian dalam bahasa Inggris.

    "Pertanyaan juri sulit karena bahasa Inggrisnya beraksen Eropa Timur," kata Sonny menyebut juri dari Rusia. Beruntung, tim pembimbing telah membekalinya sehingga Sonny, yang bercita-cita jadi ahli komputer, menggondol medali emas.

    ROFIQI HASAN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?