Layar Sentuh Menjadi Komponen Termahal dari iPad  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Apple iPad tablet

    Apple iPad tablet

    TEMPO Interaktif, New York – Kalau Apple iPad harga jualnya saja tak lebih dari Rp 5 Juta, ngomong-ngomong berapa ongkos produksinya ya? Dari analisa perusahaan riset iSuppli, komputer layar sentuh itu hanya butuh $ 259,60 untuk membangunnya. Praktis tak lebih dari Rp 3 juta. Hitung sendiri untungnya jika peluncuran perdana laku 300 ribu unit.

     

    Bahan untuk iPad, yang mulai dijual 3 April lalu, termasuk layar touchscreen berharga US$ 95 dan prosesornya US$ 26,80 dirancang oleh Apple dan diproduksi oleh Samsung Electronics, menurut El Segundo (California) yang berbasis di iSuppli.

    Sebelumnya Apple sesumbar, iPad akan memanjakan penggunanya untuk digunakan membaca dan menonton video, pada 27 Januari lalu. Analisis iSuppli menyimpulkan bahwa komponen-komponen iPad mempunyai harga terendah, termasuk yang menggunakan 16 GB memori, dibanderol US$ 499, setara dengan produk Apple lainnya termasuk iPhone 3GS.

    Menurut iSuppli, iPad versi 32 GB dijual US$ 599, menghabiskan bahan-bahan senilai US$ 289,10. Sementara versi 64 GB, yang dijual US$ 699, berisi komponen dengan biaya hanya US$ 348,10.

    Lebih dari 40 persen dari biaya iPad ditujukan untuk memperkuat layar touchscreen dan komponen lain, "apa yang anda lihat dengan mata anda dan apa yang anda rasakan dengan jari-jari anda," katanya. Bungkus khusus dari aluminium pada bagian belakang perangkat ini menyumbang sekitar US$10,50, untuk biaya bahan bakunya.

    Juru bicara Apple Natalie Harrison menolak mengomentari temuan iSuppli. Penelitian perusahaan ini melakukan analisis dengan apa yang disebut elektronik konsumen untuk menentukan harga komponen dan vendor, dan untuk memperkirakan margin keuntungan. Perkiraan itu tidak termasuk biaya untuk barang-barang tak berwujud seperti pengembangan perangkat lunak, iklan, lisensi paten, atau pengiriman. Pada bulan Februari, iSuppli telah memperkirakan bahwa iPad paling mahal akan menghabiskan biaya US$ 219,35.

    Setelah membedah iPad, iSuppli menemukan chip silikon lebih dari yang diharapkan dalam memperkuat interaksi dengan layar 9,7 inci itu. Apple menggunakan tiga chip untuk mengontrol layar sentuh iPad.

    Seiring waktu, Apple mungkin memiliki banyak peluang untuk menggabungkan komponen elektronik iPad, atau mengintegrasikan mereka ke layar. "Kita melihat banyak silikon yang kurang dibutuhkan untuk membuatnya bekerja," kata analis iSuppli Andrew Rassweiler.

    Menurut Rassweiler, komponen yang paling mahal di iPad adalah sensitifnya layar sentuh, yang khusus dipesan. Korea Selatan berbasis LG Display (LPL), Samsung, dan pasokan Epson dari Jepang untuk layar kristal cair (LCD), sesuai dengan perkiraan iSuppli. Wintek yang berbasis di Taiwan membuat lapisan kaca yang mendeteksi sentuhan jari pengguna. Desain khusus Layar membuat harga menjadi dua kali lebih mahal dibanding layar yang digunakan dalam komputer netbook.

    Apple merancang chip utama di iPad, yang dikenal sebagai A4 itu. Samsung Electronics dari Korea Selatan membangun chip untuk Apple dan juga menyediakan sebuah chip memori dengan biaya gabungan $ 26,80, selisihnya US$ 9,80 atas perkiraan sebelumnya sebesar US$ 17. "Kami percaya bahwa chip ini dirancang oleh PA Semi," kata Rassweiler, mengacu pada perusahaan desain chip, yang diakuisisi Apple pada tahun 2008 sebesar US$278 juta.

    Chip lainnya di iPad juga terbukti lebih mahal dan lebih banyak dari perkiraan iSuppli semula. Broadcom (BRCM) memberikan chip US$ 8,05 yang menangani Bluetooth dan Wi-Fi koneksi data nirkabel, dan dua chip tambahan yang digunakan untuk mengontrol touchscreen, yang dikombinasikan dengan biaya US$ 3,70. Texas Instruments (TXN) menyumbang sebuah chip senilai US$ 1,80, yang digunakan untuk membantu mengendalikan touchscreen iPad. Sedangkan Ciruss Logika (crus) ikut memasok chip audio yang biayanya mencapai US$ 1,20.

    BERBAGAI SUMBER| NUR HARYANTO

    BERITA TERKAIT:

    INFOGRAFIS: Mengintip Jeroan iPad


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.