Jangan Menyerah Berburu Lyrids!  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meteor Lyrids. www.inquisitr.com

    Meteor Lyrids. www.inquisitr.com

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Langit Bogor yang tertutup awan, Rabu (21/4) dini hari, membuat Lyrids tak menampakkan cahayanya. "Sekitar pukul 03.30 hingga 04.30, saya sempat melihat seberkas cahaya, tapi tidak begitu jelas itu benar Lyrids atau bukan," kata Tersia Marsiano, Ketua Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ) kepada Tempo.

    Saat itu, kata dia, langit di wilayah kediamannya, Cilendek, Bogor, tertutup awan cukup tebal sehingga dirinya tidak bisa memastikan citraan lecutan cahaya itu. Dari keterangan pembaca Tempointeraktif di Tangerang, Junot, mengaku sempat melihat meteor ini melintas pada pukul 00.30 dan 01.30, meski hanya sekitar satu detik.

    Menurut Avivah Yamani dari Komunitas Astronomi Langit Selatan, waktu terbaik untuk menyaksikannya antara pukul 01.00 dini hari hingga menjelang subuh. Saat itu, kata Vivie – panggilan akrab Avivah-- sisi bumi tempat kita berpijak berada tepat di jalur orbit. Dan tiap akhir bulan April, posisinya melewati ekor komet Tatcher (C/1861 G1) yang sangat berdebu.

    “Puncaknya memang dua malam ini, Rabu nanti malam dan Kamis (22/4) esok. Tapi posisi puncak akan terjadi Kamis besok mulai tengah malam sampai subuh” kata Vie yang juga pendiri sekaligus pengelola Komunitas Langit Selatan ini dalam percakapannya dengan Tempo di Bandung, Rabu (21/4) malam.

    GILANG MUSTIKA RAMDANI | WIDIARSIH
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?