Jangan Kaget, iPhone Akan Jadi Kesayangan Dokter

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • iphone

    iphone

    TEMPO Interaktif, Saskatchewan – Kalau melihat dokter meletakkan stetoskop dan lebih memperhatikan iPhone barunya, jangan heran. iPhone akan bersanding dengan stetoskop yang biasa dikalungkan petugas medis itu. Lho kok bisa? Di Kanada, dokter dapat segera menggunakan iPhone Apple untuk memeriksa scan diagnostik pasien.

     

    Kemudahan ini berkat seorang peneliti dari Calgary. Dr Ross Mitchell, seorang biophysicist medis Universitas Calgary, membuat aplikasi iPhone khusus, yang telah disetujui minggu lalu oleh Kesehatan Kanada sebagai alat diagnostik.

    Mitchell mendesain sistem citra medis agar dokter bisa melihat gambar scan untuk membantu membuat diagnosis dimanapun mereka berada dengan menggunakan iPhone.

    "Kami memiliki keyakinan yang kuat bahwa hal itu tidak cukup untuk melihat pekerjaan kami dipublikasikan dalam jurnal ilmiah. Kami benar-benar ingin melihatnya diterjemahkan ke dampak klinis saja," kata Mitchell, yang perusahaannya, Calgary Scientific Inc, memiliki perangkat lunak di bawah nama merek ResMD.

    Profesor onkologi Dr Jay C Easaw dari Universitas Calgary mengatakan, teknologi baru ini menarik. "Kita bisa berada di rumah dan kami mendapat telepon bahwa pasien ada departemen darurat, scan MRI telah dilakukan," katanya. “Kita bisa menelepon bahwa sudah sampai, silakan lihat hasilnya dan membuat keputusan pengobatan segera."

    Menurut Mitchell, untuk sekarang teknologi ini sangat cocok untuk mendiagnosis penyakit seperti kanker otak dan stroke. Namun dia mengatakan dia berharap itu juga akan berguna bagi penyakit seperti payudara dan kanker testis.

    Mitchell juga mengembangkan cara baru untuk layer dan menganalisis gambar apa yang disebutnya biopsi "virtual." Beberapa scan dikelompokkan bersama untuk membentuk gambar tiga dimensi, yang dapat membantu melacak tumor, misalnya. Tapi Mitchell mengatakan akan selalu ada kebutuhan untuk biopsi fisik.

    "Saya melihat biopsi virtual yang lebih komplementer," katanya. "Saya tidak akan berharap bahwa itu akan menggantikan biopsi bedah karena ada banyak nilai dalam mendapatkan sepotong jaringan."


    CBC| NUR HARYANTO



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.