Ada Newmont dan Lapindo di Taman Ismail Marzuki  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/ Wisnu Broto

    TEMPO/ Wisnu Broto

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) mengadakan Pameran Penghancuran Terpimpin di Galeri Cipta Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Ahad (2/5). Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB itu menampilkan foto-foto, buku dan instalasi seni mengenai model ekonomi yang ekspolitatif saat ini yang merusak lingkungan dan memiskinkan warga.

    Salah satu sudut pameran menampilkan perusahaan tambang Newmont dan Lapindo. Terdapat pipa-pipa dengan ikan-ikan mati dibawahnya, yang menguar bau amis. "Itulah ekspresi dampak pembuangan limbah tailing ke laut," kata Luluk Uliyah, Manajer Sekretariat Jatam.

    Menurut Luluk, Newmont – perusahaan asal Amerika Serikat adalah pelaku pembuangan tailing ke laut di Teluk Buyat di Sulawesi Utara dan Teluk Senunu, Sumbawa. Padahal, di Amerika Serikat, katanya, Newmont secara otomatis tak diperkenankan membuang limbah tailing ke laut.

    Pameran ini bermaksud menghubungkan kita dengan barang-barang keseharian, mulai emas untuk perhiasan, bijih besi dalam barang elektronik, dan mangan dalam handphone, motor, ataupun mobil. Semuanya, kata Luluk, terkait dengan masalah yang dihadapi penduduk lokal dimana bahan tambang itu berasal.

    UNTUNG WIDYANTO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.