Apakah iPad Sudah Membunuh Netbook?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Sebuah studi baru dari Morgan Stanley, yang dibahas dalam Fortune Apple 2,0 blog, menyimpulkan bahwa tablet secara umum akan menjadi ancaman besar bagi netbook.

    Pertumbuhan penjualan netbook, menurut bagan dari Morgan Stanley's Katy Huberty, sudah sangat datar akhir-akhir ini, penjualan masih meningkat, hanya saja tidak pada tingkat mereka sebelumnya.

    Juli lalu, pertumbuhan berada di 641 persen. Pada bulan Desember, pertumbuhan 179 persen, dan pada bulan Januari itu turun menjadi 68 persen.

    Dan, dalam sebuah survei yang tidak-mengejutkan dari Morgan Stanley/Alphawise, kategori produk terbesar yang kemungkinan akan dikanibal oleh pelanggan potensial iPad adalah Netbooks/laptop.

    Empat puluh empat persen pelanggan potensial iPad mengatakan mereka akan memilihnya dibandingkan sebuah netbook. Menariknya, 27 persen mengatakan mereka akan membeli sebuah iPad dibandingkan desktop.

    Penelitian Morgan Stanley itu bukan tanpa kekurangan, terutama karena laju pertumbuhan melambat dari Netbooks tampaknya sudah berjalan sebelum iPad keluar. Namun, tampaknya tak terelakkan bahwa Netbooks dan ultraportables murah lainnya harus memperhitungkan iPad selama bertahun-tahun mendatang, seperti kondisi smartphone yang berubah setelah iPhone. Akuisisi Palm oleh HP - mungkin untuk membuat tablet WebOS - hanya akan melanjutkan tren tersebut.

    Isu lain yang perlu dipertimbangkan adalah apakah minilaptop 11-12 inci - akan tumbuh menjadi mesin yang lebih kuat, mengadopsi prosesor yang lebih cepat dan kinerja grafis yang lebih baik untuk bersaing.

    Sebagaimana diketahui iPad telah terjual satu juta unit dalam 28 hari pertama peluncurannya sejak awal April lalu.

    Sekarang, apakah Anda masih akan membeli Netbook, atau apakah Anda sekarang lebih cenderung untuk mempertimbangkan sebuah tablet iPad atau lainnya?

    CNET | EZ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?