Perempuan Arab Kurang Vitamin D

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Farzana Wahidy

    AP/Farzana Wahidy

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Perempuan Arab yang sedang hamil berisiko tingi kekurangan vitamin D karena mereka menutup seluruh tubuh dari sinar matahari untuk menyerap vitamin D. Ini salah satu kesimpulan studi Cincinnati Children's Hospital Medical Center yang diumumkan kemarin.

    "Kekurangan vitamin D adalah penyakit yang biasa terjadi pada wanita Arab," kata ketua tim peneliti Adekunle Dawodu. "Namun ini sangat berbahaya bagi wanita yang sedang hamil dan anak yang dikandungnya."

    Adekunle Dawodu yang juga seorang dokter di Center for Global Child Health, Cincinnati Children mengatakan kekurangan vitamin D menyebabkan penyakit rakhitis. Penelitian ini melibatkan 105 orang wanita Arab yang sedang hamil dengan cara mengambil contoh darah mereka pada tahap awal kehamilan hingga ketika pasca-melahirkan.

    Hasilnya, 76 persen wanita hamil yang menjadi sampel penelitian memiliki kadar vitamin D hanya 25 nanomole per liter. Padahal mestinya setiap orang memiliki kadar vitamin D minimal 50 nanomole per liter.

    Rini K | Sciencedaily


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.