Apple Bantah Data Penjualan iPhone Disalip Ponsel Android

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cisco IPICS Mobile Client for iPhone. Dok: cisco.com

    Cisco IPICS Mobile Client for iPhone. Dok: cisco.com

    TEMPO Interaktif, San Francisco - Apple Inc pada Selasa membantah fakta bahwa penjualan iPhone disalip ponsel Android. Mereka mempertanyakan data terakhir yang menunjukkan bahwa ponsel pintar bersistem operasi Google Android melampaui penjualan iPhone di Amerika Serikat. "Tidak ada tanda-tanda bahwa kompetisi di pasar ponsel pintar telah dimenangkan Android," kata juru bicara Apple Natalie Harrison.

    Kelompok riset NPD sebelumnya, mengumumkan bahwa ponsel Android meraih 28 persen dari total volume penjualan di AS pada kuartal pertama, menyusul Apple dengan 21 persen. Adapun BlackBerry bertengger di puncak dengan menguasai pasar 36 persen.

    Apple mengatakan data NPD tidak akurat. "Itu laporan yang sangat terbatas dengan hanya 150 ribu konsumen AS dalam survei online, tapi tidak termasuk pelanggan iPhone dan iPod Touch yang lebih dari 85 juta di seluruh dunia," kata juru bicara Apple Natalie Harrison.

    Dia mengatakan penjualan iPhone melebihi Android seluruh dunia, dan merujuk sebuah laporan IDC minggu lalu iPhone meraih 16,1 persen pangsa pasar global. Ada pun di posisi kedua adalah Research In Motion yang membikin BlackBerry, dan posisi pertama dikuasai Nokia.

    "Kami sudah memecahkan rekor satu kuartal dengan penjualan iPhone yang naik 131 persen belum ditambah penjualan software iPhone OS 4,0 musim panas ini, kami tidak melihat tanda-tanda persaingan terkejar dalam waktu dekat," kata Harrison.

    Apple telah menjual lebih dari 51 juta iPhone sejak 2007. Saham perusahaan yang bermarkas di Cupertino, Kalifornia, itu naik 2,2 persen menjadi 259,55 dolar di Nasdaq pada Selasa, 11 Mei 2010.

    REUTERS | BS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.