LIPI Gelar Tiga Lomba Ilmiah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tugu NKRI di Pulau Miangas. Kab Talaud, Sulawesi Utara. Tugu yang dibangun tahun 2008 sebagai simbol kekokohan NKRI di pulau yang berbatasan Indonesia- Filipina. ANTARA/Basrul Haq

    Tugu NKRI di Pulau Miangas. Kab Talaud, Sulawesi Utara. Tugu yang dibangun tahun 2008 sebagai simbol kekokohan NKRI di pulau yang berbatasan Indonesia- Filipina. ANTARA/Basrul Haq

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 menggelar tiga lomba karya ilmiah. Ketiga lomba itu adalah Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) ke-42, Lomba Kreativitas Ilmiah Guru ke-18, dan Pemilihan Peneliti Remaja
    Indonesia ke-9.

    "Penyelenggaraan lomba ini dalam rangka menyosong Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-15 pada tahun 2010," kata Kepala Biro Kerjasama dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi LIPI Deddy Setiapermana. Menurut dia, peserta LKIR dapat perorangan atau kelompok dengan maksimal 3 orang dan
    berusia 12-19 tahun, terhitung pada 25 September 2010.

    Tujuan LKIR adalah meningkatkan kesadaran remaja akan pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi serta menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan inovasi remaja melalui kegiatan penelitian. Bidang penelitian yang dilombakan adalah ilmu pengetahuan sosial, ilmu
    pengetahuan alam, serta ilmu teknik dan rekayasa.

    Proposal penelitian dikirimkan melalui surat elektronik (surel) ke situs LKIR 2010 paling lambat 15 Juli 2010. Rangkaian kegiatan lomba karya ilmiah ini berlangsung dari 1 Agutus sampai 23 November 2010.

    Untuk lomba bagi guru ada kategori tingkat dan bidangnya. Bagi guru SD/sederajat umum dengan memilih satu mata pelajaran. Guru SMP/sederajat dan SMA/sederajat terdiri dari bidang ilmu pengetahuan sosial dan kemanusiaan, matematika, ilmu pengetahuan alam dan teknologi. Para peserta, kata Deddy, khusus bagi guru yang mengajar pada lembaga pendidikan formal. Panitia menunggu karya ilmiah guru paling lambat 3 Juli 2010.

    Lomba pemilihan peneliti remaja diikuti peserta berusia 20-24 tahun dan belum lulus strata satu. Peserta dapat mengikuti bidang ilmu pengetahuan sosial dan kemanusiaan, ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan teknik. Mereka harus mengirim karya ilmiah paling lambat 9 Oktober 2010.

    Menurut Deddy, panitia akan memilih tiga pemenang dari ketiga lomba tersebut. Pemenang pertama mendapat hadiah Rp 12 juta, kedua sebesar Rp 10 juta dan juara ketiga mendapat Rp 8 juta.

    UNTUNG WIDYANTO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?