Burung Awalnya Tak Dapat Terbang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seekor burung Elang belajar terbang, setelah sayapnya patah, di Sydney, Australia (9/12). Burung tersebut dirawat dua bulan di Kebun Binatang Taronga, sampai sayapnya sembuh kembali. REUTERS/Daniel Munoz

    Seekor burung Elang belajar terbang, setelah sayapnya patah, di Sydney, Australia (9/12). Burung tersebut dirawat dua bulan di Kebun Binatang Taronga, sampai sayapnya sembuh kembali. REUTERS/Daniel Munoz

    TEMPO Interaktif, London - Burung yang pertama kali ada di bumi justeru tak dapat terbang karena tidak memiliki sayap yang cukup kuat untuk dikepakkan ke udara. Sementara jenis burung yang ada saat ini sebagian besar memiliki sistem jaringan tubuh yang berbeda sehingga dapat mengatur kemampuan terbang.

    Jenis burung yang pertama kali ada di bumi adalah Archaeopteryx dan Confuciusornis. Archaeopteryx hidup pada zaman purba atau sekitar 140 juta tahun lalu adapun Confuciusornis hidup sekitar 100 juta tahun lalu.

    Robert Nudds dari Universitas Manchester dan Gareth Dyke dari Universitas Dublin mengatakan, kendati rangka tubuh Archaeopteryx dan Confuciusornis atau burung zaman purba itu kekar, namun kerangka yang kuat itu justeru tidak mendukung untuk terbang.

    Dalam perkembangannya, menurut Nudds, jenis burung semakin bervariasi dan memiliki postur yang berbeda-beda. Salah satu teori menyebutkan burung pada zaman purba adalah sama seperti dinosaurus kecil yang hidup di pohon. Mereka mencari makanan dengan cara "meluncur" dari pepohonan sambil belajar terbang dengan menggunakan sayap.

    Rini K | Newsdaily


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?