Pengantri iPad Lebih Banyak Ketimbang Monalisa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Apple iPad tablet

    Apple iPad tablet

    TEMPO Interaktif, Paris - Para peminat Apple iPad ternyata lebih banyak ketimbang mereka yang ingin melihat lukisan Monalisa di Museum Louvre Paris, Perancis. Di komplek musem itu pula, Apple menggelar pejualan besar-besaran untuk produk anyarnya, Apple iPad.

    Mulai dari lantai dasar komplek museum Louve, ratusan orang berjejer rapi mengantri untuk dapat membeli komputer tablet yang terletak di pusat perbelanjaan Carrousel du Louvre, Jum'at kemarin. Setelah sukses dengan penjualan pertama pada 3 April lalu di Amerika Serikat, kali ini Apple menggelar penjualan iPad secara serentak di berbagai negara seperti di Sydney, Kanada, Tokyo dan enam negara di Eropa, yakni Jerman, Paris, Italia, Spanyol, Switzerland dan Inggris.

    Julien Boidin, seorang karyawan perusahaan mikrochip terbesar di dunia, Microsoft juga tak ketinggalan dalam antrian tersebut. Pria 28 tahun itu mengaku sudah "mengejar" produk ini sejak di Seattle, Amerika Serikat 15 hari lalu. "Untuk memesan satu unit saja, saya tidak bisa mendapatkannya," katanya seperti dikutip Bloomberg. Akhirnya, dia harus berkorban terbang ke Eropa untuk mendapatkan iPad.

    Keinginannya untuk memiliki Apple iPad karena alat ini ringkas dan menurut Boidin, dapat membantu mengerjakan tugasnya yang kebanyakan berada di luar rumah. "Saya banyak melakukan perjalanan jauh," katanya. Menurut dia, harga yang dipatok untuk satu unit iPad juga tak terlalu mahal, yakni 499 Euro atau sekitar U$ 618.

    Di Inggris, ternyata tak semua orang benar-benar membutuhkan komputer tablet tersebut. Adalah Jake Lee, seorang siswa berusia 17 tahun yang rela bermalam di lokasi penjualan iPad dengan membawa selimut mengaku ingin mengetahui seperti apa iPad itu. "Saya hanya mau menjadi orang pertama yang memiliki iPad di Inggris," katanya.

    Menurut perkiraan analis dari RBC Toronto, Mike Abramsky para peminat iPad masih didominasi mereka yang berdomisili di Amerika Serikat, yakni sekitar 47 juta unit. Sisanya, pasar iPad menyebar di berbagai negara. Namun ada dua negara yang memiliki antusiasme cukup besar terhadap iPad, yakni Perancis dan Inggris dengan perkiraan penjualan masing-masing 805 ribu dan 585 ribu unit.

    Rini K | Bloomberg
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?