Gitar, Buku Dan Film Untuk Sangu Ke Mars  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim misi 520 hari simulasi perjalanan ke planet mars di Moskow, Rusia (3/6). AP/Ivan Sekretarev

    Tim misi 520 hari simulasi perjalanan ke planet mars di Moskow, Rusia (3/6). AP/Ivan Sekretarev

    TEMPO Interaktif, Moskow - Siapa saja yang hendak bepergian tentu membutuhkan persiapan, apalagi jika ingin pergi ke Mars. Dalam misi 520 hari simulasi perjalanan ke planet merah itu, enam astronot membawa barang-barang kesayangan mereka. Ada yang membawa gitar, buku dan film.

    Astronot dari Perancis, Roman Charles, 31, memutuskan membawa gitar kesayangannya dalam misi itu. "Ini untuk menghangatkan suasana," katanya sebelum berangkat pada dua hari lalu. Lima rekan Charles lainnya, yakni Wang Yue, 27; Mikhail Sidelnikov, 37; Alexei Sitev, 38; Sukhrob Kamolov, 32; Alexander Smolevsky, 33; dan Diego Urbina, 31, juga membawa benda berharga mereka, seperti buku-buku, beberapa film dan foto keluarga.

    Simulasi ke Mars ini memang bukan pergi ke planet yang letaknya paling dekat dengan bumi itu, melainkan memasukkan enam astronot tadi ke sebuah bilik berukuran 180 meter persegi. Bilik itu diibaratkan pesawat antariksa yang menuju planet Mars. Selama sekitar satu setengah tahun di bilik itu, mereka melakukan kegiatan yakni bekerja, tidur dan mengurus kepentingan pribadi masing-masing selama delapan jam.

    Selama itu pula, dalam simulasi yang dilaksanakan di gedung Institute of Medical and Biological Problems, di Moskow, Rusia ini, mereka tak boleh keluar dan bertemu siapapun. Uni coba tersebut untuk mengetahui besarnya tekanan yang dihadapi awak ketika mengikuti ekspedisi ruang angkasa, sebelum benar-benar menjalani ekspedisi yang sesungguhnya.

    Direktur program simulasi, Boris Morukov mengatakan, simulasi ini kemungkinan akan dihentikan apabila terjadi kerusakan teknis yang berat atau ada gangguan dari para awak. Namun, astronot asal Italia, Diego Urbina optimistis misi ini akan sukses. "Saya yakin ini akan berjalan dengan baik karena kami tengah mewujudkan mimpi yang belum dilakukan siapapun di dunia ini," katanya.

    AP | Rini K
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.