Aksi Android Froyo Di iPhone  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • mobilewhack.com

    mobilewhack.com

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Android Froyo kini bisa hadir di iPhone. Apakah sistem operasi ini "akur" dengan iPhone besutan Apple?

    Steve Jobs nampaknya tak bisa akur dengan Google. Pada April lalu, Chief Executife Officer (CEO) Apple ini mengomentari soal sistem operasi Android yang menurut dia dapat digunakan untuk mengunduh apapun yang berbau porno. Namun disela perseteruan kelas atas itu, bagaimana dengan iPhone sendiri. Apakah produk Apple ini benar-benar "bermusuhan" dengan Android?

    Dari sebuah video yang ditampilkan dalam situs Mashable, sebuah iPhone ternyata bisa "berjalan" dengan sistem operasi Android. Tak tanggung-tanggung, platform yang digunakan dalam iPhone itu adalah Android 2.2 yang merupakan versi terbaru dengan nama beken Android Froyo alias Frozen Youghurt.

    Dalam video berdurasi 6 menit 41 detik itu, seseorang tengah memperagakan iPhone yang menggunakan Android Froyo. Mula-mula, ia membuka spesifikasi iPhone terlebih dahulu kemudian mematikan telepon pintar itu. Di dekatnya, terdapat komputer yang sedang mengakses alamat linuxoniphone.blogspot.com. Dari situs itulah, dia melakukan penginstalan selama 5 hingga 10 menit. "iPhone sampai panas," kata suara lelaki di video itu. Sekilas dia juga memperagakan beberapa aplikasi yang dijalankan melalui sistem operasi Android Froyo.

    Sistem operasi Android Froyo ini memiliki beberapa kelebihan misalnya kecepatan aplikasi 2-5 kali lipat dari Android sebelumnya, adanya fitur-fitur Enterprise Exchange dan fitur Cloud Messaging, berbagi koneksi internet melalui hotspot.

    Namun di dalam situs tersebut menyatakan mereka tidak merekomendasikan penggunaan Android Froyo ke dalam iPhone karena berpotensi membahayakan iPhone. Selain itu, ternyata Froyo di iPhone juga tak dapat beroperasi secara maksimal, misalnya untuk fungsi WiFi dan audio. Sebelumnya, iPhone 3G juga "cocok" dengan sistem operasi Android.

    Mashable | Rini K


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.