Data 114 Ribu Pengguna iPad Bocor ke Publik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, San Francisco - Kelompok hacker yang mengaku bernama Goatse Security telah membobol data para pengguna iPad. Pembobolan ini diketahui melalui sebuah blog Valleywag yang mendapatkan informasi tersebut dari kelompok hacker tadi. Sebanyak 114 ribu data pengguna iPad yang dibajak itu adalah pengguna jaringan 3G dari perusahaan jasa jaringan operator seluler AT&T.

    Kebocoran data ini dinilai dapat mempengaruhi kepercayaan pengguna iPad di seluruh dunia. Beberapa nama yang disebutkan dalam situs tersebut diantaranya Kepala Staf Gedung Putih Rahm Emanuel dan Diane Sawyer, Walikota New York Michael Bloomberg, produser film Harvey Weinstein, dan CEO New York Times Janet Robinson.

    Bobolnya sistem pengamanan data pengguna iPad itu diduga karena terbongkarnya nomor seri kartu SIM atau ICC-IDs (integrated circuit card identifiers) untuk iPad. Di dalam nomor tersebut tersimpan data siapa-siapa saja pengguna iPad.

    Juru bicara AT & T Mark Siegel memastikan tak ada satupun karyawan di perusahaan itu yang terafiliasi dengan para hacker. Menurut dia, satu-satunya data yang dapat dibaca dari nomor seri tadi adalah alamat email. "Kami masih terus menyelidiki hal ini," kata Siegel.

    Adapun Apple yang mengklaim telah menjual lebih dari 2 juta unit iPad dalam waktu dua bulan itu tak merespon persoalan tersebut.

    Kepala White Hat Security Bill Pennington mengatakan dengan terbongkarnya data pengguna iPad, maka sekarang mereka rentang dibajak. "Posisi mereka lebih rentan karena bisa saja para hacker tadi mengambil alih kendali iPad mereka," katanya.Dia menambahkan, ada kemungkinan para hacker akan menggnakan nomor seri SIM itu untuk mendapatkan informasi tentang pelanggan lainnya.

    Reuters|Cnet|Rini K


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.