Hutan Gundul Picu Malaria

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengasapan Anti Nyamuk/TEMPO/ Fransiskus S

    Pengasapan Anti Nyamuk/TEMPO/ Fransiskus S

    TEMPO Interaktif, Washington - Hutan yang habis ditebang ternyata bukan hanya mengakibatkan banjir, namun juga memicu penyakit malaria.

    Sebuah penelitian di Brazil menyebutkan hutan yang gundul mengakibatkan penyakit malaria. "Tampaknya deforestasi yang merupakan salah satu faktor ekologi yang dapat memicu wabah malaria," kata Sarah Olson dari University of Wisconsin.

    Hutan yang gundul di sepanjang sungai Amazon membuat nyamuk dengan mudah berkembang biak di pinggiran sungai. Menurut para peneliti, jumlah kasus malaria di Brazil meningkat sebesar 48 persen sejak hutan di daerah itu ditebang sebanyak 4,2 persen.

    Penelitian yang telah diterbitkan dalam jurnal Emerging Infectious Diseases ini menunjukkan hubungan antara menebang pohon, peningkatan jumlah nyamuk dan dampaknya terhadap manusia.

    Sepanjang 1998-2007, dari 7300 mil persegi luas hutan di Brazil, kini berkurang hingga 19.000 kilo meter persegi.

    Penyakit malaria disebabkan oleh parasit yang ditularkan nyamuk. Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO), setiap tahunnya penyakit ini menewaskan 860 ribu. Di Brasil penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Anopheles ini memakan korban hingga 500 ribu orang per tahun.

    Reuters | Rini K


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?