Apple Tanamkan Anti-Malware Di Snow Leopard

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sistem operasi Mac OS X Snow Leopard meluncur di Jakarta.

    Sistem operasi Mac OS X Snow Leopard meluncur di Jakarta.

    TEMPO Interaktif, California - Apple Inc. diam-diam membenamkan software anti-malware dalam sistem operasi Snow Leopard terbaru.

    Perusahaan keamanan teknologi informasi Sophos menyatakan, Apple Inc. telah membenamkan peranti lunak anti penyusup (anti-malare) yang dapat merusak sistem kompter dalam sistem operasi Snow Leopard terbaru.

    Ketika Apple merilis Snow Leopard alias OS X 10.6.4 pada Selasa lalu, perusahaan yang bermarkas di Cupertino, California ini menyatakan sisitem operasi tersebut akan menjawab berbagai masalah dalam sistem komputer, seperti koneksi VPN. Namun pada saat itu, Apple tak mengatakan apa-apa tentang penambahan peranti lunak anti-malware ini.

    Namun Sophos menemukan sebuah kode file XProtect.plist yang dibenamkan di dalam sistem operasi tersebut. Kode tersebut dapat mendeteksi jika ada penyusup yang ingin merusak sistem komputer Mac dari Apple.

    Ketika menjajal kerja sistem operasi itu, Sophos menemukan penyusup yang dijuluki "HellRTS". Ini adalah sebuah sebuah Trojan (bentuk perangkat lunak yang mencurigakan yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan) yang memungkinkan penyerang menggunakan komputer yang terinfeksi untuk mengirim spam, mengambil screenshot, mengakses file, dan menguasai komputer. Namun berkat software anti-malware tersebut Trojan tak dapat masuk ke sistem komputer Mac.

    Cnet|Rini K
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?