Rebut Pasar Indonesia, Google Tawarkan Konten Lokal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Google Chrome

    Google Chrome

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Menyadari peluang pasar internet Indonesia, Google mulai mengedukasi pasar dengan produk peramban web terbaru Google Chrome. Mereka pun menggaet beberapa patner lokal dan masuk dalam ekstensi Google Chrome.

    Head of Product Management Google Southeast Asia Andrew McGlinchey Google melihat pasar pengguna internet lokal makin berkembang. Karenanya konten lokal pun cukup penting dikembangkankan, terutama di Google Chrome ini. Dalam Google Chrome terdapat tujuh ekstensi dan delapan tema artis chrome.

    Beberapa ekstensi atau program kecil yang dapat menambahkan fungsionalistas antara lain akses berita di detik.com, kompas.com, kapanlagi.com, jadwal film Cinema 21, thread di kaskus. "Untuk yang menggunakan cukup satu klik di Chrome," ujar Andrew dalam konferensi pers di Kafe Cengkeh, Selasa (22/6).

    Andrew mengatakan, pengguna dapat mengekspresikan gaya mereka dengan menginstal tema artis seperti Slank atau Dian Sastro, atau memajang harimau Sumatera yang mulai langka. Jika pengguna hobi bola mereka dapat menginstal pesebakbola Bambang Pamungkas. Sedangkan yang berselera humor bisa menginstal kartun Benny Mice.

    Head of Marketing Google South East Asia Google Derek Callow mengatakan Google mendesain produk baru ini untuk membantu pengguna internet. Produk ini diklaim lebih cepat, aman dan sederhana dibanding peramban dan versi sebelumnya. "Kami mengembangkan Chrom ini untuk internet masa depan," ujar Callow

    Peramban ini mempunyai beberapa keunggulan untuk pengguna internet fitur baru ini pun bisa diaplikasikan pada beberapa fitur atau aplikasi-aplikasi yang ada saat ini.
    Google juga menambahkan Google Chrome memiliki antar muka yang sederhana dengan inti yang canggih untuk mendukung web moderm.

    Andrew McGlinchey juga mengatakan Google Chrome ini mengoptimalkan kecepatan mengantar apa yang diinginkan pengguna. Dengan mesin JavaScript yang baru yakni V8, selain mempercepat aplikasi tapi juga memungkinkan datangnya kelas baru. "Kecepatan saat ini mencapai 200 persen dari versi beta 2008 lalu," ujar Andrew.

    Beberapa fitur dikenalkan di produk baru ini agar pengguna fokus pada konten web seperti kombinasi search dan address bar yang disebut omnibox. Chrome juga secara otomatis mendeteksi ketika pengguna berbahasa Indonesia mengunjungi situs dengan bahasa berbeda dan menerjemahkannya dalam waktu kurang satu detik.

    Produk ini, kata Andrew, untuk menjaga kestabilan dan keamanan. Menurutnya, setiap tab peramban bekerja sebagai proses yang terpisah. Beberapa tab yang dibuka tetap akan stabil dan responsif. Chrome juga dilengkapi dengan pedeteksi malware dan phising untuk mengingatkan penggunanya.

    Derek mengatakan pengguna dapat mengunduh produk ini secara gratis di website Google. Produk ini, kata dia, berbasis opensource sehingga bisa diunduh atau dibuat kreasi sendiri oleh para penggunanya.

    DIAN YULIASTUTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?