Proses Komputer Bantu Percepat Riset Kanker

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Para ilmuwan menemukan cara mengotomatisasi dan mempercepat proses manual dalam menemukan struktur protein untuk penyembuhan kanker. Para ilmuwan yang tergabung dalam proyek World Community Grid dukungan IBM itu berhasil menciptakan sistem yang akurat untuk mendapatkan sampel protein yang telah dipadatkan atau dikristalisasi.

    Proses tersebut siap diuji dengan Sinar X. Proses ini untuk mengidentifikasi struktur, bentuk dan interaksi protein dalam pertumbuhan kanker. Mereka menggunakan sistem yang terdiri dari banyak personal komputer relawan yang saling berhubungan dengan Grid ini.

    Para ilmuwan melatih sistem ini untuk mengenali 80 persen pencitraan berunsur kristal dan 98 persen tetesan jenih dari solusi protein sebelum terkristalisasi. “Memungkinkan pencitraan per protein enam kali lebih banyak dan mengurangi waktu pemrosesan,” ujar para ilmuwan yang tergabung dalam proyek tersebut, melalui siaran pers IBM.

    Otomatisasi proses identifikasi kristal ini mempercepat penelitian ilmu biologi dan penelitian genetika. Karena kristalisasi merupakan faktor kunci penyelidikan proses biologis. Kristalisasi juga memungkinkan cahaya sinar X disorotkan ke sampel protein dan memantulkan ke berbagai arah. Para ilmuwan mengakui proses kristaliasi ini rumit hingga jutaan kali untuk mempercepat kristalisasi.

    Grid mulai membantu Proyek Help Conquer Cancer sejak 2007. Mereka telah menyumbangkan lebih dari 50 ribu CPU pada proyek kanker. Upaya ini membantu identifikasi dan pemetaan arsip Hauptman-woodward yang berisi 100 juta pencitraan dari 12,5 ribu protein yang terkait kanker. Tak kurang dari 19,2 juta gambar telah diambil dari penelitian itu.

    DIAN YULIASTUTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.