Mendorong Adopsi Virtualisasi di UKM, VMware Go Tambah Fitur Baru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo VMware

    Logo VMware

    TEMPO Interaktif, Jakarta - JAKARTA - Penyedia solusi virtualisasi VMware terus mendorong adopsi virtualisasi oleh usaha kecil dan menengah (UKM). Antara lain, dengan menambah sejumlah fitur baru pada layanan berbasis web bebas biayanya, VMware Go.

    Salah satu fitur yang ditambahkan itu adalah otomatisasi proses instalasi dan konfigurasi peranti lunak hypervisor VMware ESXi, yang akan memudahkan sektor UKM dalam melakukan virtualisasi berbagai aplikasi di dalam sistem teknologi informasinya.

    Fitur lainnya adalah Collective Intelligence, yang fungsinya sebagai panduan bagi pengguna UKM dengan menggabungkan user data untuk menunjukkan praktik-praktik terbaik dalam hal virtualisasi.

    Melalui fitur ini, pengguna bisa melihat apa yang sudah dilakukan para pengguna lain di setiap tahap proses virtualisasi, sehingga meningkatkan keyakinan dalam membuat keputusan terkait virtualisasi.

    Selain itu, pengguna bisa melihat laporan dan papan instrumen yang berisi informasi seperti rata-rata jumlah VM yang dibuat per server ESXi, lima besar peranti keras yang paling banyak dipakai komunitas, dan lima besar peranti virtual yang diunduh dari VMware Go.

    "Dengan fitur baru di VMware Go, kami menyediakan cara termudah bagi UKM untuk beralih ke virtualisasi," kata Manoj Jayadevan, Director of Emerging Business and Products VMware melalui siaran persnya.

    Fitur-fitur anyar ini sekaligus memungkinkan UKM memaksimalkan sumber daya TI mereka yang terbatas. "Hanya dalam hitungan jam atau hari."

    VMware Go dikembangkan melalui kemitraan dengan Shavlik Technologies, anggota VMware Technology Alliance Partner Program. Untuk informasi lebih lanjut tentang layanan ini, bisa mengunjungi situs web resminya di http://www.vmwarego.com/

    DIM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.