Oracle Luncurkan Solusi Bisnis Intelijen Versi Terbaru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • oracledatabase11g.com

    oracledatabase11g.com

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Oracle mengumumkan peluncuran Oracle Business Intelligence 11g, sebuah paket produk-produk Bisnis Intelijen yang diklaim paling lengkap, terintegrasi dan fleksibel. Produk ini juga dijanjikan memberikan kepada para penggunanya, kemampuan untuk mencapai usaha yang lebih baik.

    Produk Bisnis Intelijen versi terbaru ini juga diklaim dapat meningkatkan kinerja, fleksibilitas dan keamanan melalui integrasi dengan Oracle Enterprise Manager 11g, serta komponen-komponen produk Oracle, Oracle Fusion Middleware.

    Oracle Business Intelligence 11g juga merupakan solusi pertama yang menyatukan OLAP Relasional (R-OLAP), OLAP Multidimensi (M-OLAP) dan pelaporan usaha dalam sebuah dasar teknologi yang standar.

    Solusi anyar ini juga ditanami aplikasi baru, yakni Oracle Scorecard and Strategy Management, sebuah komponen terintegrasi Oracle Business Intelligence 11g yang membantu para penggunanya mencapai tujuan organisasi.

    Produk versi baru ini dilengkapi antar muka pengguna yang telah ditingkatkan, termasuk pilihan-pilihan visualisasi peta yang terhubung langsung dengan data spasial. Hal ini, dapat memberikan pengalaman pengguna yang lebih intuitif.

    "Oracle Business Intelligence 11g memberikan kemampuan analisis intelijen usaha yang luas, mulai dari pelaporan usaha, scorecard, panel instrumen, pencarian-pencarian seketika, analisis OLAP dan kolaborasi yang dapat ditindak lanjuti diatas sebuah fondasi teknologi yang terintegrasi," kata Paul Rodwick, Wakil Presiden Managemen Produk, Oracle Business Intelligence, melalui siaran persnya.

    Menurut dia, versi baru ini mudah diimplementasikan. Khususnya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan departemental, serta untuk memberikan kinerja yang tak tertandingi untuk program-program perusahaan yang rumit sekalipun.

    DIM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.