Prince Anti Internet

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prince. AP/Matt Sayles

    Prince. AP/Matt Sayles

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Penyanyi Prince menolak menyebarluaskan lagunya melalui internet dan menganggap era digital sudah selesai. "Internet benar-benar telah selesai," kata Prince kepada surat kabar Inggris, Daily Mirror.

    Pelantun lagu "The Most Beautiful Girl In The World" ini justeru mempertanyakan mengapa dirinya harus menjajakan lagunya secara digital, seperti kepada iTunes atau sejenisnya padahal layanan musik digital itu tidak membayar royalti kepadanya. "Tapi kemudian mereka marah ketika tidak bisa mendapatkan lagunya," ujar Prince.

    Dia menambahkan, perangkat komputer dan gadget digital tidak baik karena alat itu hanya mengisi kepala penggunanya dengan angka. "Dan itu tidak baik untuk Anda," katanya.

    Untuk album baru yang berjudul 20Ten, Prince akan menggunakan format CD yang dijual secara manual. Keputusan untuk tidak menggunakan layanan internet bagi penyebarluasan karyanya itu memang dilatarbelakangi pengalaman buruk. Pada 2007, Prince menutup situs resminya lantaran "cekcok" dengan layanan eBay, YouTube dan Pirate Bay yang dianggap menyalahgunakan lagu-lagunya.

    Telegraph|Rini K


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.